by

Tiga Ruko di Wamena Jual Miras Hingga Malam, Walau Tokonya Tutup

-Ragam-486 views

KPK | Kota Jayapura, Papua – Aturan waktu penjualan Minuman Keras alias MIRAS untuk wilayah kota Jayapura sudah jelas. Pemkot Jayapura memberikan waktu untuk jual beli miras hanya sampai pukul 22.00 Wit, atau sampai batas jam 10 malam.

Aneh Tapi Nyata!.

Dalam pantauan langsung di lokasi penjualan miras sekitar pukul 12.45 menit Wit (tengah malam) dua hari lalu, terlihat jelas dari dalam mobil yang dikendarai wartawan media ini aktifitas jual-beli miras tersebut.

Nampak di depan mata ada sejumlah anak-anak muda yang berdiri maupun duduk di depan ke-3 ruko, dan ada juga yang berdiri menunggu di seberang jalan berhadapan dengan deretan ruko itu.

Dari beberapa informasi yang diam-diam dihimpun awak KPK, beberapa pemuda itu merupakan karyawan dari ketiga toko penjual miras berijin itu, yang sengaja dipasang lagi untuk menjual di luar jam operasi toko.

“Iya memang toko tiga-tiga itu sudah tutup tadi, tapi bisa dilihat sendiri kalau lewat tengah malam di sini. Setiap malam pasti saja ada yang berdiri atau pura-pura duduk di depan toko atau di sebelah jalan sambil menunggu pembeli.” Tutur salah seorang pria yang tak mau menyebutkan namanya kepada wartawan.

Apakah waktu penjualan yang sengaja ditambahkan lagi oleh pemilik bisnis-usaha miras ini legal, ketua LSM Wadah Gerakan Anak Bangsa atau WGAB Provinsi Papua sangat mengecamnya.

Yerry Basri Mak selaku ketua LSM dalam pernyataannya yang diberikan lewat chat whatsapp sore tadi (22/11), ia sangat mengharapkan supaya izin ketiga toko penjual miras di Waena tersebut ditutup saja, apabila benar menjual dagangan mirasnya lagi di luar ketentuan waktu yang diberikan.

“Saya selaku ketua LSM WGAB Provinsi Papua meminta para Penegak Hukum dan Pemerintah kota Jayapura, harus mengambil tindakan tegas untuk mencabut izin penjualan minuman keras untuk ke-3 toko di Waena. Kenapa?, karena sudah melanggar ketentuan waktu atau jam penjualan yang diberikan.

Batas penjualan minuman keras itu sampai jam 10 malam harus ditutup sebenarnya. Kalau sudah lewat dari jam 10 malam, ya kami minta pemerintah kota Jayapura bersama aparat Penegak Hukum harus segera ambil tindakan, untuk cabut izin miras dari ke-3 toko itu.” Seru Yerry menutup pernyataannya.

Awak media ini keesokan harinya mendatangi ketiga ruko itu dalam rangka meminta konfirmasi, namun apa yang diperoleh, tak ada seorang pun yang mau bersedia memberikan konfirmasinya terkait jam lembur ilegal, yaitu terhadap aktifitas jual beli minuman keras yang dijalankan lagi selepas tutup toko, yang kadang bisa sampai dini hari.

{Crew; •Orlando. GJ/Nauce, Michael, Nando, Andy, Jeffry, R.W~Kaperwil•}

News Feed