by

IDI Kota Manado Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan

-Ragam-676 views

KPK | Sulut – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Manado menggelar Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT).

Peningkatan mutu pelayanan kesehatan kembali diangkat menjadi topik Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) II Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Manado yang digelar di Grand Kawanua Convention Center Manado, Sabtu, (9/11/2019).

Ketua Panitia yang juga Ketua Bidang Organisasi IDI Cabang Manado, Dr. Victor D. Pijoh, MKes menjelaskan kegiatan yang digelar dengan tema “Problematika pelayanan kesehatan di era JKN ; tantangan bagi peningkatan mutu dan profesionalitas dokter layanan primer,” menghadirkan 11 pembawa materi yang profesional di bidangnya.

“Seminar dibagi dalam 3 sesi ini menyajikan berbagai materi terkini seperti regulasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan mata, kulit kelamin, obstetri ginekologi, kedokteran fisik dan rehabilitasi serta patologi klinik yang dibawakan oleh Kadis Kesehatan Kota Manado, Dr. Ivan S. Marthen, MM, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado, Dr. Prabowo, MKes, AAK, akademisi, dan beberapa dokter spesialis ternama di Kota Manado. Sekitar 300 orang dokter yang bekerja di layanan primer (Puskesmas, klinik, praktek pribadi) dan layanan sekunder (rumah sakit) di Kota Manado, dari seluruh kabupaten/kota se-Sulut, bahkan dari beberapa daerah di luar Sulut” jelas Pijoh.

Kegiatan PIT dirangkai dengan Pelantikan Pengurus IDI Cabang Manado periode 2019-2022 oleh Ketua IDI Wilayah Sulut, Dr. Frankie Maramis, MKes, PKK, SpKT berdasarkan SK PB-IDI No. 0700/PB/A.4/08/2019.

Pelantikan dilakukan dengan pengucapan sumpah oleh para pengurus serta pengalungan gordon kepada ketua, DR. Dr. Ventje R. Kawengian, SpPD-FINASIM.

Kawengian yang terpilih kembali sebagai Ketua dalam sambutannya mengatakan bahwa IDI cabang Manado berupaya untuk memfasilitasi para anggotanya dalam pengembangan keilmuan serta untuk memperoleh SKP yang menjadi persyaratan bagi para dokter untuk mendapatkan STR.

Selain itu, organisasi dengan jumlah anggota lebih dari 2000 orang dokter se-Kota Manado ini berupaya melakukan pembinaan hukum dan pembelaan anggota.

“Hal ini diwujudkan dengan penambahan Tim-P2KB dan Biro Hukum dalam struktur pengurus yang baru dilantik”, ujar Kawengian.

Hadir juga Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat DR. Dr. Billy J. Kepel, MMedSc, serta ketua-ketua IDI kabupaten/kota se-Sulut. (Reynold ST)

News Feed