by

Edison: Bupati Nabire Patut Bantu Kembalikan Uang Sponsor

-Daerah-468 views

Jayapura, Papua – Setahun Yulius Numberi bersabar menunggu dan berupaya agar ada pengembalian uang dari kepala pelatih di KONI Nabire, turut mengundang perhatian LSM BARAPEN Provinsi Papua.

Edison Suebu, SH sebagai ketua DPW Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Peduli Nusantara {BARAPEN} yang resmi terdaftar di Kesbangpol provinsi Papua sejak 2014 ini, ikut merespon perjuangan sang manejer atau sponsor.

“Ini tidak bisa dianggap sepele. Ada kerugian materil, juga moril yang harus diperhitungkan pemda Nabire. Baik soal uang pinjamannya pelatih Yahya Waita ke pak Yulius Numberi, tetapi juga termasuk energi dan jasa yang sudah diberikan.

Pemda Nabire tentu harus bangga, karena team atlit mereka dalam iven kejuaraan untuk pemuda dan pelajar tahun 2018 lalu itu bisa memboyong 8 medali emas, 14 medali perak dan 18 medali perunggu, dan keluar sebagai juara umum.

Wah, ini suatu kebanggan. Tidak gampang!. Nama daerah harum, bupati jelas bangga. Lalu uang pinjamannya manejer atau sponsor team atlit sendiri bagaimana?.

Jadi meskipun itu pinjaman secara pribadi antara Yahya Waita dengan pak Yulius, tapi dengan uang pinjaman itulah para atlit dari kabupaten Nabire bisa datang ikut kejuaraan di Jayapura dan menang.

Pemda Nabire pun haruslah ikut bertanggung jawab. Urusan penegakan hukum dan sanksi, itu kembali kepada Polres setempat dan ke Bupati atau Sekda sebagai pembina ASN.” Ungkap Edy (nama sapaan hari-hari).

Pucuk pimpinan LSM ini juga berharap upaya dan niat baik Yulius bisa segera ditanggapi pemda Nabire, tanpa harus berproses di ranah hukum dan membuat Yulius terus berjuang serta menuntut.

Ketua LSM BARAPEN berharap demi nama baik pemda Nabire, begitupun nama baik sang pelatih, ketua KONI termasuk pula mantan kepala dinas pemuda dan olah raga, bupati patut mencarikan solusi dan kebijakan untuk menyelesaikan persoalan itu.

“Sekali lagi ini masalah tidak sepele. Banyak kasus serupa yang berujung ke Pengadilan, dan membawa banyak pejabat daerah juga yang masuk bui karena terbukti bersalah.

Harus ada langkah kongkrit untuk menyelesaikan tuntutan manejer atau sponsor pak Yulius Numberi. Bupati perlu bijaki ini agar nama pemda Nabire tetap baik. Yang jelas, semua kerugian dan pinjamannya pak Yulius harus diganti.

Harapan kami seperti itu. Pemda Nabire dalam hal ini kepala daerah, harus ikut punya andil agar masalahnya tidak berlarut-larut. Pak Yahya Waita pun harus ada kesadaran untuk mengembalikan uang yang dipinjam dong. Berani pinjam berarti bisa kembalikan!.” Tutup Edy.

{Jeffry, R.W~Kaperwil Papua & Papua Barat}.

News Feed