by

Barapen dan WGAB: Jhon Banua Rouw Tidak Tepat Sebagai Ketua DPRP

-Politik-312 views

KPK | Jayapura, Papua – Pimpinan LSM Barapen dan LSM WGAB Provinsi Papua meminta ketua DPRP haruslah Orang Asli Papua, alias OAP.

Edison Suebu, SH yang mengetuai LSM Barapen dan Yerry Basri Mak yang mengetuai LSM-nya WGAB mengatakan, figur Jhon Banua Rouw tidaklah tepat sebagai ketua DPRP.

Kenapa demikian?. Menurut kedua nara sumber yang memimpin dua LSM besar di Papua ini, bahwasanya sosok politisi Nasdem Jhon Banua Rouw sendiri bukanlah berdarah asli Papua.

“Oh dia bukan orang asli Papua. Kami menghormatinya, tetapi dia (Jhon) juga harus bisa menghargai hak kesulungan yang ada di atas negeri ini, tanah Papua.

Untuk posisi yang lain seperti wakil ketua DPRP misalnya, atau ketua komisi, ketua fraksi atau apa di dalam struktur keanggotaan DPRP itu, silahkan saja. Tapi untuk posisi ketua DPRP, janganlah orang non asli Papua.

Pak Jhon harus bisa menghargai tuntutan kami yang mewakili masyarakat asli Papua. Dia harus punya rasa malu kepada dirinya sendiri, jika dia mau menduduki posisi ketua DPR Papua (DPRP, red).” Tegas Edy dan Yerry.

Kedua pucuk pimpinan lembaga independen ini sangat protes bilamana JBR sampai menduduki jabatan ketua, di lembaga representasi rakyat Papua itu.

Keduanya mengharapkan pimpinan partai Nasdem di Jakarta, Surya Paloh sebagai pendiri dan ketua umumnya, dapat memahami isi hati orang asli Papua.

“Kami jelas sangat protes keras jika pak Jhon yang naik jadi ketua DPRP. Memangnya sudah tak ada lagi orang asli Papua dari partai Nasdem yang mampu memimpin di parlemen kah?.

Kami mewakili masyarakat asli Papua, sangat meminta pak Surya Paloh segera memutuskan dan menetapkan kadernya yang benar-benar orang asli Papua, untuk dipercayakan serta ditetapkan jadi ketua DPRP.” Pinta Edy dan Yerry.

Via seluler (26/10), dua orang ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) resmi ini mengharapkan JBR dapat memahami tuntutan mereka.

“Kami minta tolong agar pak Jhon tidak berkeberatan untuk menanggapi keluhan dan tuntutan kami. Pak Jhon juga harus punya rasa malu untuk naik jadi ketua, karena masih ada kader Nasdem yang merupakan orang asli Papua {OAP}.

Harapan kami, semoga pak JBR dapat menerima tuntutan dan seruan kami, dan menyampaikannya ke pak Surya Paloh selaku ketua umum sekaligus pendiri partai Nasdem di Jakarta.

Begitu pun ke ketua DPW Nasdem di Papua, kami mohon. Pak Jhon janganlah menduduki kursi ketua, karena masih ada kader OAP di Nasdem yang harus diberi kesempatan dan penghargaan pula, untuk memimpin lembaga legislatif tersebut.” Harap kedua pentolan LSM.

{Jeffry, R.W~Kaperwil Papua & Papua Barat}

News Feed