by

Inspektorat Tuba akan Periksa Kepala SMPN 1 Banjar Agung Terkait Dugaan Pungli

KPK | Tulang Bawang, Lampung – Dalam waktu dekat Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang akan segera memanggil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Banjar Agung berkaitan dengan kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh pihak sekolah setempat untuk Parkir dan taman sekolah sebesar Rp. 25 ribu perbulan persiswanya yang diberitakan di media beberapa waktu lalu.

“terkait laporan dari kawan-kawan akan kita tindak lanjuti, kepala sekolah maupun pihak terkait lainnya akan kita panggil dulu untuk dipintai keterangan lebih jauh,” ucap Hadi Susanto selaku Auditor mewakili Irban 1 Roflita, Selasa (29/10/2019).

Jika dalam pemeriksaan Inspektorat nantinya terbukti benar pihak sekolah melakukan pungli, kata Hadi, ganjaran yang pantas diberikan kepada mereka adalah sangsi tegas.

“seandainya terbukti menyalahi aturan akan kita sesuaikan dengan sangsi yang berlaku seperti PP No 53 tentang kedisiplinan kepegawaian, sebab itu sudah jelas dalam Permen No. 48 Tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan, yang diperbolehkan berbentuk sumbangan yang tidak ditentukan besaran nominalnya bukan pungutan,”tegas Hadi.

Tak hanya itu, Hadi juga menyayangkan terkait sikap alergi Kepala Sekolah Yeni Sofian yang diduga melarang awak media untuk meliput tentang Rehabilitasi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2019 dengan alasan media tidak mempunyai hak untuk kontrol sebab sudah ada pihak inspektorat dan dinas pendidikan yang telah memberikan pengawasan.

“tupoksi kawan-kawan semua selaku kontrol sosial sudah jelas, maka saya tidak menapik hal itu. Sebab pengawasan itu bukan hanya dari instansi saja bahkan masyarakatpun berhak untuk melakukan kontrol,”tutupnya. (tim PWRI Tuba)

News Feed