by

Ketika Pemuda Jaman Now Memaknai Hari Sumpah Pemuda

-Ragam-672 views

KPK | Sulut – Tanggal 28 Oktober 2019, memperingati Hari Sumpah Pemuda. Pada tanggal 28 Oktober 1928 para Pemuda dari seluruh penjuru tanah air menjadi saksi atas bersatunya anak bangsa memperjuangkan hak kemerdekaan yang kita nikmati saat ini.

Di momen hari Sumpah Pemuda ini selayaknya kita maknai perjuangan mereka dengan menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap menjalin tali persaudaraan dalam kebhinekaan.

Bincang-bincang santai sekelompok muda-mudi jemaat Gereja Efrata Uwuran Dua, Wilayah Amurang satu.

Saat selesai mengikuti Ibadah minggu salah satunya Epin Rumokoy ST bersama dengan Ketua Pemuda Ranny Takapente SPd, gadis-gadis cantik generasi milenial asal Amurang ini berandai dan memaknai optimis kedepan.

Evin Rumokoy ST anak tertua dari Ketua PKB Pnt Ricoh Rumokoy dan Bendahara Jemaat Efrata Ibu Sym Deisy Rumokoy Jehosua, memaknai momen Hari Sumpah Pemuda ini dengan kepedulian terhadap sesama dengan dimulai dari hal-hal kecil yang optimis.

“Kita harus lebih berinteraksi dengan sesama, karena di jaman now teknologi berkembang pesat, sisi lain harus mengubah kebiasaan anak muda cenderung lebih asik dengan dirinya sendiri, asik dengan dunianya sehingga lupa beradaptasi yang lebih bermakna menciptakan kebersamaan dalam kehidupan sosial,” Jelas Epin sapaan akrabnya, Minggu (27/10/2019) siang.

Epin juga mengajak generasi milenial untuk bijak dalam menggunakan media sosial yang rentan terhadap informasi kebohongan yg dikenal dgn kata hoaks”.

Menurut Epin, teknologi sekarang serba gampang dan lebih bisa memenuhi kebutuhan dan keperluan tanpa memerlukan interaksi dengan banyak orang. “Interaksi sosial antar individu justru terjadi lebih banyak di dunia maya dari pada nyata, nah inilah bisa membuat generasi muda menjadi apatis dan kehilangan kepekaan pada kondisi sosial masyarakat,” tambah Epin dengan senyuman khas paras cantiknya.

Kesempatan yang sama Ranny Takapente SPd berpendapat bahwa, Selain dapat memicu pragmatisme dalam berpikir. Meski sudah berada di era teknologi namun anak muda diharapkan tetap mengembangkan kepekaan sosial yang bisa menciptakan solidaritas, dalam sebuah kreatifitas dan prestasi.

“Dari hobi masing-masing bidang yang kita tekuni, baik olahraga atau kegiatan kesenian dan hobi lainnya kita terapkan, seperti contoh para Tokoh- tokoh pejuang kita dulu,” ungkap Ketua Pemuda ini.

Epin juga mengajak generasi milenial untuk bijak dalam menggunakan media sosial yang rentan terhadap informasi hoaks.

“Torang pande-pande jo melihat sumber beritanya, kalu sumbernya tidak meyakinkan jangan langsung percaya. Kalau perlu cari tau informasi lain baru bisa mo percaya,” pungkas Epin dengan mengajak teman-temannya tuk ikut ibadah rutin pemuda yang diadakan setiap hari minggu. (**Reynold ST)

News Feed