by

DPRD Garut Segera Bentuk Pansus Angket Terkait Revitalisasi Pasar

-Hukam-442 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Garut – Senin 21/10/2019 ketua DPD Laskar Indonesia garut dudi supriyadi menyatakan pendapatnya, terkait persoalan pembangunan pasar di garut, pada program revitalisasi (amazing).

“Didalam RPJMD pemkab garut, pasar – pasar seperti pasar limbangan , pasar leles , pasar samarang , pasar wanaraja , pasar cibatu , pasar desa pangauban, pasar desa pasir wangi, semuanya hanya menyisakan banyak sekali persoalan tutur dudi kepada awak media.

“masih kata dudi, persoalan tersebut terlihat dengan jelas ujarnya, mulai distribusi kios ke pedagang, kualiatas bangunan yang buruk, contoh kongkrit lagi, seperti mangkraknya pasar leles , kurangnya volume terhadap pekerjaan pasar wanaraja,pasar samarang dan yang lainya.

“persoalan yang mengakibatkan kerugian terhadap keuangan negara / daerah, salah satunya disebabkan oleh faktor kurangnya pembayaran atas perjanjian antara pemkab dan pengembang.

“kurang bayar tersebut terjadi pada pasar cibatu, dan pasar limbangan. ;faktor lainya disebabkan oleh pungutan retribusi yg tidak transparan, sehingga berdampak pada penurunan PAD garut. persaingan yg kurang sehat, juga menjadi salah satu faktor yang paling fital, karena berdampak terhadap ekonomi sosial masyarakat, baik pedagang maupun masyarakat konsumen tambah dudi, sudah barang tentu akan berimbas terhadap implikasi hukum.

“Menyikapi persoalan ini, seharusnya pemerintahan garut segera melakukan langkah – langkah kongkret, selesaikan persoalan ini secara komprehensif dan menyeluruh ujar dudi.

“selanjutnya DPD laskar indonesia kabupaten garut, mendesak DPRD garut, untuk membuat pansus angket revitalisasi pasar.

;agar nantinya tim pansus angket DPRD garut, dapat melakukan peyelidikan terkait hal – hal yang diakibatkan oleh sebuah kebijakan, yang berdampak pada masyarakat secara luas.

“masyarakat garut berharap, tim pansus angket revitalisasi pasar, segera dapat menemukan akar permasalahan, dan menghasilkan rekomendasi rekomendasi ujar dudi.

“pansus DPRD dapat bekerja 60 hari, DPRD garut harus sigap atas persoalan pasar, karena pasar merupakan tempat berputarnya ekonomi masyarakat, dan memiliki urgensitas yang tinggi, agar tujuan dari adanya program revitalisasi pasar yang dijalankan pemerintah garut ini, dapat segera menemukan jalan keluarnya pungkas dudi.

Pewarta : Solihin Afsor/tim

News Feed