by

Warga Keluhkan Penebangan Liar Pohon Penghijauan Kota

-Ragam-622 views

KPK | Amurang – Kurangnya sosialisasi pemanfaatan lingkungan hidup sehinggah sering terjadi penebangan pohon penghijauan kota secara liar.

Penanaman pohon untuk penghijauan kota di kawasan pemukiman Kelurahan Uwuran Dua, Amurang yang masuk program pembangunan penghijauan kota yang bersumber dana dari APBN dan APBD, seakan tidak dimaksudkan untuk kepentingan lingkungan hidup secara umum.

Salah seorang warga dalam komentarnya ketika melihat kesewenang-wenangnya salah seorang warga yang dengan mengerjakan orang sebagai tukang menebang dengan leluasa pohon penghijauan kota mengatakan “Ini toh program pemerintah untuk penghijauan kota, kenapa se-wenang-wenang pihak tertentu menebang dan mengambil kayunya.? Ujar Ibu yang tidak mau namanya dikorankan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 15/10/2019 siang dan sampai ke-esokan harinya jurnalis menghubungi Lurah Kelurahan Uwuran Dua melalui telephone genggam tetapi tidak mendapat respon.

Pada hari yang sama pula wartawan menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupatan Minahasa Selatan melalui telephpne genggamnya juga tidak.mendapat respon.

Dilain pihak warga setempat mengeluhkan tindakan sepihak yang dilakukan okeh oknum yang merasa berhak menebang pohon penghijauan kota karena posisi pohon berada di depan halaman yang bersangkutan tetapi tidak pada didalam lahan halaman rumahnya “Pohon ini bukan di halaman rumahnya, pohon kayu di tanam di pinggiran jalan oleh pemerintah untuk penghijauan kota dengan anggaran negara, bukan dihalaman dia lalu segampang itu di tebang dan hasil kayunya diambil” Kata warga kesal.

Bapak yang berinitial “H” ini berkata “Petugas PLN jo nda brani tebang, dorang cuma ja abo, Kenapa bagini? rupa punya sandiri kong potong ambe depe hasil kayu” ujarnya dengan merasa geram

Sampai oada hari ini 17/10/2019 Kadis LH Minsel menginformasikan kami melalui whatsapp bahwa warga yang menebang pohon penghijauan tidak pernah menghubungi dinas yang dipimpinnya, tulis pak kadis “Sampai saat ini tidak ada pemberitahuan ke DLH”

Warga sekitarpun geram dengan penebangan liar yang dilakukan oknum secara sepihak. (Restu**)

News Feed