by

Pembangunan Rabat Beton di Kampung Medasari Diduga Ada Penyimpangan

-Daerah-404 views

KPK | Tulang Bawang, Lampung – Diduga pengerjaan pembangunan rabat beton di Kampung Meda sari Rawa jitu Selatan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung diduga tidak sesuai RAB.

Betapa tidak, meski dalam proses pengerjaan masih berjalan namun sejumlah titik kondisi bangunan rabat beton sudah pada retak-retak seperti terlihat patah.

Berdasarkan pantauan dilapangan, nama proyek Pengembangan Kawasan Permukiman, dengan nama paket kerjaan pembangunan PSD dan Agropolitan KWS Rawa jitu Selatan Kabupaten Tulang Bawang, jenis kegiatan pembangunan Infrastruktur jalan rabat beton dengan nomor kontrak HK 02 03/KTR/Satker-PKP.F-10/2019.

Dimana lama pengerjaan selama 150 hari Kalender, adapun yang mengerjakan Kontraktor Pelaksana CV Docoba Crop dan Jonsultan Supervisi yakni CV Tiara Indah Konsultan. Namun sayangnya ukuran panjang dan lebar pembangunan rabat beton tidak terpampang.

Selain itu, jumlah anggaran yang digunakan dalam proyek pembangunan rabat beton tidak dipasang oleh pihak rekanan, hanya saja pengerjaan bersumber dari APBN tahun 2019.

Akibatnya, banyak masyarakat ber,asumsi bahwa pihak rekanan terkesan kurang transparan dalam pengerjaan dan tidak sesuai RAB, hal itu terlihat baru seumur jagung dan masih dikerjakan ada beberapa titik bangunan rabat beton sudah mengalami keretakan.

Sementara itu ketika dikonfirmasi kepada para pekerja yang ada mereka hanya bekerja dan tidak tau apa apa.

“Kita sebagai pekerja disini, tidak tau menau, masalah pekerjaan kalau mau jelas langsung ketempat pak nanangnya, dia selaku pengawas,” cetuas salah seorang pekerja saat ditemui dilokasi.

Selanjurnya, ketika media mengkonfirmasi kepada pengawas proyek, sayangnya enggan memberikan komentar. Namun dia meminta dan menjanjikan akan bertemu pada esok harinya. “Besok kita ketemuaan di
Mana aja,” kata Nanang melalui telfon selulernya. Senin (14/10/2019)

Kemudian, pada hari Selasa (15/10/2019) media mencoba menghubungi kembali pihak pengawas proyek rabat beton tersebut guna berita berimbang. Namun sayang lagi-lagi pihak pengawas enggan bertemu dan tidak ada dilokasi.

Ketika dihubungi vie telfon genggam , meski dalam keadaan aktif namun tidak diangkat. (tim)

News Feed