by

Diduga Pembuatan Embung di Serimenanti Dikelola Sutikno Selaku UPTD Tanjung Raja

-Daerah-589 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Lampung Utara – Dinas pertanian melalui pemerintah daerah kerap kali mengucurkan dana bantuan kepada klompok kelompok tani, salahsatunya kepada kelompok tani di dusun tayas desa srimnanti kec tanjung Raja.

Adapaun bantuan tersebut adalah dana untuk pembuatan embung yang semula telah jebol untuk di buat baru kembali dengan nilai angaran Rp 200 000 000,

Namudiganti disayangkan pembuatan embung tersebut ada dugaan di kndalikan Sutikno selaku UPTD kec tanjung raja, TPK tim pelaksana kegiatan seolah hanya jadi tameng untuk menutupi agar tak tercium publuk kalau pembuatan embung di kendalikan UPTD sementara ini jelas melangar aturan yang ada. Seharusnya kelompok tani yang berhak mengelola sepenuhnya dana tersebut dalam segala hal baik pembelian material ataupun yang lainya.

Indikasi adanya dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan TPK yang menyampaikan kepada awak media, Bawa pembelian material bangunan sudah di atur dan di suplai oleh UPTD , dengan tidak sesuai muatan serta harga yg di tetapkan, misal batu belah di kirim 4 mobil tetapi dalam hitungan kubikasi di hitung 25 kubik, berarti per mobil 6 kubik lebih , dengan harga rata rata Rp210 000 per kubik, semntara muatan yang ada hanya 4 kubik, Dan tim pelaksana kegiata kelompok ketika dikompirmasi tidak memegan RAB bahkan tidak tahu pasti angaran yang sebenarnya ,

Dugaan lain, Saudara Ridwan selaku Ketua kapoktan desa serimnanti saat di minta keterangan mengatakan tidak tau sama sekali akan adanya pembuatan embung tersebut, Namun sutikno selaku UPTD malah mncantumkan kapoktan yang lama padahal jabatan kapoktan telah diganti oleh saudara Ridwan pada tahun 2014 lalu.

Bangunan embung yang di angarkan RP 200 000 000 telah ambil sesuai aturan termin pertama senilai Rp 50 000 000 namun pengerjaanya terbengkalai menurut narasumber yang tak mau di sebutkan namanya mngatakan bahwa dana Rp 50 000 000, yang di cairkan dipinjamkan Rp 20 000 000 kepada salahsatu pejabat publik , sehinga para pekerja membongkar bangunan yang ada karena kekurangan metrial, padahal dana yang ada bisa mncukupi pembeli matrial batu belah tidak membongkar bangunan yang ada dan itu menyalahi aturan dan apa yang dilakukan pekerja atas perintah UPTD Sutikno ,

Kejangalan kejangalan di atas dari hasil hasil temuan dilapangan dari hasil keterangan TPK dari narasumber narasumber yang memberikan keterangan kepada awak media , besar kemungkinan adanya dugaan bahwa pembuatan embung yang diangarkan Rp 200 000 000 tersebut dikendalikan UPTD kec tanjung raja sutikno, TPK hanya dijadikan Alat untuk memuluskan rencana kegiatan agar mndapatkan keuntungan pribadi lebih besar,

Maka dari hasil temuan” dilapangan kiranya,, sepantasnya kepala dinas pertanian Lampung Utara memberi sangsi tegas kepada saudara sutikno selaku UPTD pertanian kec tanjung raja , agar kegiatan kegiatan pertanian yang di canangkan pemerintah tidak disalahgunakan melalui jabatan yang di pimpinya.

Sapai berita ini di rilis saudara sutikno selaku UPTD pertanian kec Tanjung Raja belum bisa di kompirmasi secara langsung maupun melalui telpon
KPK Lampung Utara. ( A Sandora )

News Feed