by

Pegiat Anti Korupsi Harap Proses RKP Desa Libatkan Seluruh Elemen

-Daerah-489 views

KPK | Pasangkayu, Sulbar – Perwakilan koran Pemberitaan korupsi Sulbar disaat wawancara dan fiedback dengan seorang pegiat anti korupsi (Patta sayed alang) di Pasangkayu “menurut Patta awal dari tindakan KKN adalah proses penyusunan Rencana Kerja prioritas Tahunan disetiap desa dengan tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat serta ketidak hadiran para pegiat anti korupsi dalam proses penyusunan RKP desa adalah peluang terjadinya proses perencanaan penggunaan anggaran dana desa yang tidak berbasis masyarakat, akan tetapi bisa mengarah pada perencanaan yang dapat menguntungkan pribadi para oknum kepala desa serta kroni-kroninya.

lebih jauh Patta Sayed alang mengungkapkan bukan tidak mungkin pembangunan dibeberapa desa yang telah dilakukan selama beberapa tahun sejak digelontorkannya program dana Desa oleh pemerintah pusat ada kegiatan yang dilaksanakan yang sudah mengandung unsur KKN untuk itu patta berharap kepada Lembaga penegak Hukum ditingkat Pusat turun ke daerah daerah melakukan audit penggunaan anggaran dana desa

lain halnya dengan Rafiq seorang tokoh masyarakat di daerah ini dia menduga ada unsur kesengajaan oknum kades untuk tidak mengundang para kelompok masyarakat yang dianggap bukan pendukung kepala desa terpilih tentu hal ini tidak sesuai dengan azas Demokrasi.

Perwakilan koran pemberitaan korupsi mencoba melakukan fiedback pada salah seorang warga masyarakat yang berisial LB dia mengatakan bahwa dia hanya melihat ada beberapa kegiatan pembangunan yang sumber anggarannya dari Program dana Desa’ namun dia tidak pernah diundang untuk menghadiri proses RKP(Rencana kerja prioritas).

Inilah salah satu Indikasi bahwa masih kurangnya pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan penggunaan Anggaran alokasi dana desa.

Andi Maskirang (Jurnalis kpk)

News Feed