by

Jumraini Ditahan Kejari Lampura, LBH Awalindo Support Penegak Hukum

-Hukam-882 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Lampung utara – Kasus Dugaan Malapraktik hingga korban Alek (25) warga desa peraduan waras kecamatan abung timur meninggal dunia, yang kini kasus tersebut di tangani Polres Lampung Utara. Yang mana pihak korban di dampingi kuasa hukum dari LBH Awalindo kembali menanyakan sampai di mana penanganan hukum terhadap Jumraini terduga pelaku malapraktik itu.senin 30/09/2019.

Di jelaskan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Muhammad Hendrik Apriliyanto saat di konfirmasi terkait kasus dugaan malapraktik tersebut,sudah mencapai tahap dua.

“iya sudah tahap dua,nanti dari kejaksaan akan di daftarkan ke pengadilan untuk di adili”terang Kasat.

Samsi eka putra LBH Awalindo  kuasa hukum korban mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak kepolisian polres lampung utara dan pihak-pihak yang telah bekerja keras untuk mengungkap kasus malapraktik dengan di tetapkannya tersangka pada perawat jumraini yang mana akan di peroses kepengadilan.

“entunya bukan pekerjaan mudah cukup sulit karena kami tahu persis artinya untuk kasus ini perlu kajianan dan ketelitian yang sementara kami dari pihak pelapor akan terus memantau perkembangan kasus ini sampai keadilan itu bisa benar-benar ditegakkan”terangnya Samsi.

Samsi juga mengimbau pada para pekerja medis untuk lebih profesional agar tidak ceroboh dan terkesan coba-coba menangani pasien dengan tanpa di bekali ilmu dan persyaratan sesuai aturan yang cukup, karena pekerjaan itu adalah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, kebanyakan masyarakat awam,agar tidak menimbulkan korban-korban berikutnya yang mengarah kepada pelanggaran hukum.

“Kasihan pihak korbannya, anak pelapor korban ini sampai meninggal dunia hanya gara-gara salah dalam menerima tindakan pengobatan medis” tutup Samsi.

Beredar informasi penahanan terhadap Jumraini oleh pihak kejaksaan negeri lampung utara  yang mana terduga tersangka Pelaku malapraktik Jumarini sekarang di titipan di Rumah Tahanan (RUTAN) kelas 2 B Kotabumi Lampura utara,hal tersebut di benerkan pihak Rutan memalui Ambran Prawira staf KPR.”Iya Benar ada,di titip tiga,emapat hari yang lalu” jelas Ambran. (fran / An)

News Feed