by

Polisi Ponorogo Ringkus Warga Tulungagung Karena Edarkan Narkoba

-Hukam-1,066 views

KPK | Ponorogo – Luar biasa, kerja keras Unit Reskrim Polsek Sambit, Ponorogo, Jatim karena berhasil mengungkap peredaran Narkoba berupa pil dobel L serta sabu-sabu.

Unit Reskrim Polsek Sambit berhasil meringkus 3 orang tersangka Warga Kabupaten Tulungagung yang mengedarkan pil dobel L dan sabu-sabu, Sabtu (29/9/2019). “Ketiga tersangka diringkus di tempat yang berbeda di Kabupaten Tulungagung,” tutur AKP Edi Sucipta, Kasubag Humas Polres Ponorogo, Minggu (30/9/2019).

Ketiga orang tersangka adalah MSF (19 th) warga Dukuh Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung dan MR (28 th) warga Dukuh Ngrance, RT 004, RW. 002, Desa Ngrance, Kecamatan  Pakel, Tulungagung serta FHH (26 th) warga Dukuh  Krayan, RT. 001, RW.  001, Desa Sobontoro Kecamatan  Boyolangu, Tulungagung.

AKP Edi Sucipta juga mengatakan dari tangan para tersangka diamankan barang bukti berupa 6 palstik klip yang berisikan serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dengan berat 1,8 gram, 1 buah timbangan digital, 3 korek api, 2 buah Bong atau alat hisap serta 7 bungkus platik yang masing masing palstik berisikan 1000 pil doubel L atau seluruhnya berjumlah 7000 pil doubel L.

Pun, pihaknya juga mengamankan 8 bungkus platik yang masing masing palstik berisikan 50 butir pil doubel L atau seluruhnya berjumlah 400 pil doubel L. “Juga kita amankan satu buah plastik warna putih  yang berisikan seribu butir pil doubel L dan satu linting kertas yang berisikan tiga butir pil doubel L dan juga dua butir pil doubel L,” terangnya.

Selain itu juga diamankan 1 buah plastik warna putih  yang berisikan 4 butir pil doubel L dan 1  buah Hand Phone Xiaomi warna putih, yang berisikan Whats App percakapan transaksi Pil double L serta 1(satu) buah HP merk Oppo. “Kita amankan juga satu buah HP merk samsung, dua buah ATM, satu buah gunting serta satu buah tang potong,” paparnya.

Lebih lanjut dia menerangkan para tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 atau 197 UU RI No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Keberhasilan ini tak lepas pengakuan salah satu warga Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Ponorogo yang mengkonsumsi Pil Dobel L dan mengaku mendapatkan barang haram dari para tersangka,” tandasnya.

Semua barang bukti dan ketiga tersangka diamankan di Mapolsek  Sambit. “Polsek Sambit berkoordinasi dengan Satuan Reskoba Polres Ponorogo, dimana hasil koordinasi untuk perkara Sabu sabu  di limpahkan kepada Satuan Reskoba Polres Ponorogo untuk dilalukan pengembangan,” tukasnya. (MUH NURCHOLIS)

News Feed