by

Pembangunan Drainase Desa Candimas Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

-Hukam-1,131 views

KoranPemberitaanKorupsi.com| Lampung utara – Angaran Dana Desa (DD) sumber dana dari pemerintah pusat kemudian di kucurkan ke setiap Kabupaten di seluruh indonesia, salah satu nya Kabupaten Lampung utara, dengan tujuan peruntukan nya pembangunan di setiap desa agar transportasi/pasilitas warga desa  bisa terpenuhi dan bertujuan untuk kemajuan desa masing – masing tak luput pula bertujuan meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia), akan tetapi di dalam pengelolaanya Infrastruktur fisik dan Non fisik yang mana terindikasi banyak persoalan. “ketentuan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, akan tetapi kuat dugaan pihak desa Candimas di dalam melaksankan pembangunan tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). 

Dari hasil investigasi media ini di lapangan, banyak nya dugaan di dalam kegiatan pembangunan pihak desa tidak mengindahkan ketentuan-ketentuan yang sudah di terapkan oleh pemerintah pusat dan daerah sehingga besar dugaan yang mana ingin mengambil keuntungan besar di dalam kegiatan tersebut, (26/9/2019)

Desa setempat, yang mana di dalam pekerjaan drainase/siring pasang di dalam pengerjaanya terindikasi tidak sesuai dengan bestek dan spesifikasinya tidak Setandar Nasional Indonesia (SNI). 

Pembangunan fisik siring pasang/drainase didesa Candimas, Kecamatan Abung selatan Kab. Lampung utara, yang mana dengan anggran  Rp.181.355.000,- 

Dan ber Volume 1002 meter tife 30×30 anggarannya berasal dari Dana Desa (DD) tahun 2019 diduga pengerjaan nya tidak sesuai dengan bestek sehingga hasil pekerjaan tersebut diragukan kualitasnya. 

Pekerjaan yang mana telah tertuang dalam peraturan harus sewakelola dan pekerja mengutamakan masarakat didesa setempat guna  pemberdayaan masyarakat, tujuanya supaya bisa menghasilkan kualitas yang maksimal dan bisa membantu perekonomian  pemasukan warga tanpa harus bekerja di luar desa. ini kebalikan nya pemerintah desa Candimas memborongkan pekerjaan drainase tanpa melibatkan pekerja/tukang warga setempat. 

Salah satu pekerja saat di mintai keterangan oleh awak media ini di lokasi, Udari warga suka jadi kaplingan, selaku kepala tukang dan sekaligus pemborong pekerjaan tersebut mengatakan. “ia mas saya warga sukajdi  pekerjaan siring pasang di borongkan oleh Kepala Desa sama saya dengan upah permeter Rp. 45.000,- kurang lebih sepanjang sekilo lah mas, jelas Udari. 

Ditempat yang berbeda salah satu warga desa candimas ber inisial  C, sangat menyangkan di dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan drainase, menurut saya pekerjaan itu hasil nya kurang memuaskan, yang pertama memakai  tenaga kerja dari luar desa ,sedangkan disini banyak tukang – kenek, saya pula tukang kebetulan pas tidak ada kerjaan mereka kan tidak menawari saya terkeculi saya sudah ditawarkan pekerjaan itu saya tidak mau atau saya ada kerjaan lain, saya merasa kecewa mas, itu tukang nya dari luar semua dari sukajadi dari kembang tanjung tah dari mana-mana lagi yang saya liat yang orang sini hanya kenek nya aja dua orang. saya ini asli orang sini mas warga Rt 5, merasa di rugikan mas apalagi kerjaan itu pas  di depan rumah saya hasil nya terkesan asal jadi ,lebar kanan kirinya gak sama, jelas nya.

Sampai diberitakan oknum kepala desa tidak bisa di konfirmasi baikpun di tempat maupun Via telpon selular peribadinya 0853 684x xxxx  ( Aan S.T )

News Feed