by

Kepala SDN 02 Rebang Tinggi Diduga Ambil Fungsi Ketua Komite

KPK | Way kanan – Aksi kepala sekolah SDN 02 Rebang tinggi sangat lah di sayang kan pasal nya tiap pencairan dana Bos tidak perna melibat kan ketua komite

Persoalan ini mencuat ada nya keluhan wali murid atas pungutan yang dilakukan komite dan kepala sekolah 2tahun belakangan ini sebesar 100ribu/wali murid untuk pembiaya an pembuatan pagar sekolah

Hasil konfirmasi kami dengan Bpak Haryono selaku ketua komite membenarkan tentang ada nya pungutan untuk membuat pagar sebesar 100ribu/wali murid kelas 1-V1 rabu 25/09/2019, dan Haryono menceritakan bawasan nya di saat rapat komite kami memberikan solusi agar kepala sekolah mengusul kedinas, namun jawab kepala sekolah tidak bisa,maka terjadilah pungutan ini,” tegas haryono di kediamannya

saya semenjak di angkat menjadi ketua komite tidak pernah dilibat kan dalam pencairan dan pengelola an dana Bos,seperti tanda tangan dan ngecap,cap komite pun saya tidak tau siapa yang pegang,”urai haryono

Jumatus selaku Wakil ketua invistigasi DPP KPK Tipikor sangatlah geram atas pungutan dan ketidak teransparanan kepala sekolah terhadap pengunaan cap dan tanda tangan ketua komite dalam mengelola dana Bos dan jangan-jangan tanda tangan ketua komite di duga di palsukan atas dasar keterangan ketua komite, permasalahan ini akan saya lapor kan ke pihak penegak hukum, “kata jumatus di ruang kerja nya

Pada saat kami awak media ingin meminta keterangan kepada Muzaim. S.pd selaku kepala sekolah dan sekali gus menjabat ketua K3S SD sekecamatan Banjit tidak berada di tempat

“Bapak muzani lagi dinas luar kata guru yang ngan nama nya di sebut kan.(Sam’un team)

News Feed