by

Diskusi Ulang Program Kotaku Kampong Lokib Digelar

-Daerah-670 views

KPK | Aceh – tepat pukul 12.30 WIB rabu, 25/9/2019 siang dinihari Hal Haris, SP.MM kedatangan tamu dari utusan Program KOTAKU dan dari Dinas PU.

kedatangan mereka menemu camat longkib berkenaan dengan perlunya menggelar diskusi ulang tentang kepustusan musyawarah yakni pemilihan ulang pengurus KSM program KOTAKU di desa/kampong longkib kecamatan longkib kota subulussalam yang sempat menuai pro kontra atas isu kepengurusan yang berbau unsur kekeluargaan atau Nepotisme, sehingga terjadinya pembelokiran jalan lintas menuju kampong longkib oleh sebagian dari unsur masyarakat kampong setempat.

selain itu, pemelokiran jalan dengan menggali parit merupakan sikap kecewa mereka kepada program KOTAKU tahun 2018 karena ada pekerjaan atau kegiatan yang mereka duga belum selesai sampai sekarang seperti pembuatan parit hanya sebelah, MCK Masjid tidak berfungsi, dan sumur bor yang tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa longkib.

Menyikapi pro kotra yang terjadi di kampong longkib tersebut, Hal Haris, SP,MM selaku camat longkib pada selasa, 24/9/2019 menggelar acara media yang dihadiri oleh Muspika Plus kecamatan longkib dan pihak masyarakat longkib yang berselilih faham. dalam mediasi tersebut lahir sebuah keputusan mengadakan pemilihan ulang pengurus KSM yang akan dihadiri oleh pihak Muspika dan pengurus program KOTAKU kota subulussalam. belum lagi hasil keputusan mediasi untuk mengadakan pemilihan ulang KSM,

Utusan Korkot KOTAKU beserta rombongan kembali menemui camat longkib dengan alasan perlu diskusi ulang, namun para utusan Korkot KOTAKU kota subulussalam enggan mengatakan alasan diskusi ulang tersebut. sementara camat dengan sikap tegasnya dihadapan para utusan itu menyatakan akan diselesaikan dalam hal lain atau menyerahkan kepihak penegak hukum bagi siapa saja yang menghalangi terlaksananya program KOTAKU di kampong longkib.

karena untuk mendapatkan program KOTAKU dengan dana 2 Milyar itu sulit, sayang bila anggaran itu kembali ke kas negara sementara daerah kita membutuhkan. waktu kita hanya tinggal sepuluh hari lagi dan kegiatan itu harus terlaksana. Tegas Hal Haris, SP,MM menutup penjelasannya. ( Sabirin Siahaan )

News Feed