by

TP4D Kejari Lampura Monev Pekerjaan DD 2019 di Tujuh Desa

-Hukam-736 views

KoranPemberitaamKorupsi.com | Lampung Utara – Tim Pemantau Pelaksanaan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terkait hasil dan proses pekerjaan infrastruktur melalui serapan Dana Desa (DD) 2019, Selasa, (24/9/2019), di tujuh desa se-Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Pelaksanaan monev Kejari Lampura ini dimulai dengan turun lapangan langsung di Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara. Dari hasil kunjungan di beberapa titik lokasi pekerjaan di Desa Kalicinta, menurut Kasubsi Sospol Kejari Lampura, David Andi, mewakili Kasi Intel, Hafidz, mengatakan, pekerjaan infrastruktur Desa Kalicinta melalui serapan DD 2019 tidak ditemukan masalah yang berarti.

“Meski demikian, kami memberikan beberapa saran dan masukan untuk penyempurnaan dan perapihan pekerjaan agar hasil akhir pembangunannya dapat lebih maksimal,” tutur David Andi, yang didampingi anggota TP4D Kejari Lampura, Doni Amindo, saat diwawancarai usai melakukan monev di Desa Kalicinta, Selasa, (24/9/2019).

Sementara itu, Kades Kalicinta, Suparno, mengatakan, pembangunan infrastruktur yang menggunakan serapan DD 2019, pihaknya akan melakukan beberapa pembenahan sesuai dengan arahan dan masukan yang disampaikan oleh TP4D Kejari Lampura.

“Saran ataupun masukan yang diberikan oleh TP4D Kejari Lampura pada prinsipnya untuk hasil yang lebih maksimal. Dari pekerjaan yang telah dimonitor dan dievaluasi, alhamdulillah, tidak ditemukan kendala yang bersifat pengurangan volume pekerjaan maupun pembangunan yang tidak dikerjakan,” kata Suparno, kepada awak media, Selasa, (24/9/2019).

Menurut koordinator lapangan monev TP4D Kejari Lampura pekerjaan yang dilaksanakan Desa Kalicinta justru sedikit melebihkan volume pekerjaan sehingga hasilnya sesuai dengan ekspektasi.

Usai melakukan monev di Desa Kalicinta, TP4D Kejari Lampura, juga melakukan monev di Desa Banjarwangi, Madukoro, Sawojajar, Wonomarto, Talangjali, dan berakhir di Desa Madukoro Baru.

Untuk Desa Banjarwangi, Kepala Desa (Kades) Mudasir, menyampaikan, pembangunan infrastruktur yang dikerjakan, berupa pembangunan gedung PAUD, sumur bor empat titik.

“Selain itu, Desa Banjarwangi juga melaksanakan pembangunan infrastruktur MCK umum satu titik, talud penahan tanah (TPT) satu titik, Pengerasan badan jalan berupa onderlagh dengan jarak 500 m, serta 78 unit jambanisasi,” kata Mudasir, saat dikonfirmasi, Selasa, (24/9/2019), di lokasi monev.

Untuk Desa Madukoro, Kades Johan Andri Yanto, S.Hut., menyampaikan, desa yang dipimpinnya mengerjakan pembangunan, berupa berupa siring pasang, gedung posyandu satu unit, onderlagh berjarak 270 m, TPT 86 m, dua unit sumur bor, bangunan MCK satu unit, dan rehab bangunan balai dusun.

Sementara, Desa Sawojajar yang dipimpin Kepala Desa Mulyanto melalukan pekerjaan infrastruktur, berupa pekerjaan onderlagh sejauh 1.242 m, delapan titik sumur bor, rehab kantor desa, siring pasang, pembersihan embung, serta pembelian satu unit mobil ambulan.

Diakhir pelaksanaan monev, TP4D Kejari Lampura, David Andi, mengatakan, semua desa se-Kecamatan Kotabumi Utara yang dimonev, tetap diberikan saran dan masukan untuk beberapa item pekerjaan.

“Namun pada prinsipnya, pekerjaaan belum 100% terselesaikan. Semua saran dan masukan yang diutarakan tim ahli TP4D Kejari Lampura akan ditindaklanjuti para kades yang mendapatkan monev,” urai David Andi, usai turun lapangan di tujuh desa se-Kecamatan Kotabumi Utara.

Ditambahkannya, hanya satu desa dari sebanyak delapan desa di wilayah Kecamatan Kotabumi Utara yang tidak dilakukan monev TP4D Kejari Lampura, yakni Desa Margorejo.

“Desa Margorejo tidak memasukkan permohonan pendampingan TP4D Kejari Lampura. Pihak kejaksaan hanya memonitoring dan mengevaluasi terhadap desa di Lampura yang memasukkan permohonan pendampingan,” ungkap David kepada awak media. (Hamsah)

News Feed