by

Diduga akan Dikorupsi, Anggaran Proyek Pamsimas Disembunyikan

-Daerah-947 views

KPK | Mesuji, Lampung – proyek pembangunan sarana air minum dan sanitasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Kelompok Keswadayaan Masyakat (KKM) desa eka mulya kecamatan mesuji timur, kabupaten mesuji di duga,di korupsi berjemaah yang dilakukan JM dkk. Anggaran yang bersumber dari dana APBN Pamsimas desa eka mulya Sebesar rp 240 jt, Dan ada tambahan anggaran dana desa sebesar rp 31 juta ,”ungkap carik saat di temui di kediaman jumat (19/09/2019)

Dengan ada nya kucuran dana dari pemerintah pusat yang di salur kan ke desa eka mulya untuk pembuatan PAMSIMAS terindikasi dikorupsi ketua KKM pengelola dan penangung jawab dana Pamsimas.

Pasal nya Saat media melaku kan inpestigasi di lapangan mereka melaksana kan kegiatan tidak memasang papan inpormasi / plang proyek.

Terkait papan inpormasi atau plang proyek saat carik Rujiono di konfirmasi awak media . Papan nama atau yang di sebut plang proyek .

Carik segera menghubungi Ketua KKM. Plang proyek masih di upaya kan pembuatanya kilah ketua KKM kepada Rujiono

Sementara kegiatan PAMSIMAS di desa eka mulya sudah berjalan hampir 25 persen,plang proyek tak,kunjung terpasang.

Masih kata ,”Rujiono ketua KKM belum bisa untuk di konfirmasi media,soal nya masih ada yang di urus,” kilah nya kepada media saat di hubungi carik via telpon.

Untuk lebih jelas coba nanti kawan kawan media temui saja pak kades nya ,”ucap nya kepada media.

Sehubungan dengan ketua KKM,tidak ingin menemui media dan enggan di konfimasi maka awak media menemui kades khoirudin di kediaman nya sekira pukul 17.30 WIB jumat (19/09/2019)

Menyikapi hal demikian,”kades desa eka mulya mengingin kan permasalahan ini tidak perlu di besar besar kan ini kan masih pencairan awal belum semua nya. Jadi saya mengharap sama teman teman permasalahan ini agar tidak di permasalah kan ,saya tidak bisa lama lama di konfirmasi ,soal mau ada yasinan ,”jelas nya terhadap media.

ketua KKM,desa eka mulya sampai saat ini belum bisa di konfirmasi dan di duga sengaja minghindari awak media. (tab)

News Feed