by

Diduga Mark Up, Kades dan TPK Ulak Rengas Ajak Wartawan Ngopi

-Hukam-3,329 views

KoranPemberitaanKorupsi.com| Lampung Utara – Telah tayang dalam pemberitaan dimedia online dan terbit dicetak pada 6/9/219, terkait banyak nya dugaan Mar up, dalam realisasi beberapa item pembanguan yang ada di Desa ulek rengas, Kecamatan Abung Tingi, Kab. Lampung Utara.

Dari Hasil investigasi media ini dilokasi serta hasil konfirmasi dengan beberapa masarakat setempat, telah dituangkan dalam pemberitaan yang sudah tayang beberapa waktu lalu. “kini menuwai Kontroversi di masarakat setempat,” dengan ada nya pembangunan fisik dari anggaran Dana Desa (DD) beberapa item pekerjaan yaitu jalan lapen, drainase, gorong-gorong, menelan anggaran ratusan juta,. yang mana besar dugaan telah di Mar up, hasil dari pekerjaan tidak sesuwai RAB (Rancangan Anggaran Biaya) selasa (10/9/2019).

Saat dikonfirmasi melalui tlpon seluler milik nya Camat abung tingi Mansyuri, menjelaskan, “Tadi kan pak tasar nelpon dia selaku TPK (Tiam Pengawas Kegiatan) saya panggil tadi dia dengan kepala desa, saya pula besok ada kegiatan ada waktu di atas jam 12 besok, jadi besok di atas jam 12 kepala desa siap bertemu.

Ketika disingung apa tujuan ingin bertemu dengan kami selaku media, Pak Camat menjawab, “tidak ada apa-apa cuman pengen ngopi barang, atau begini saja kamu telepon pak tasar nya dia kan tadi nelpon kamu. besok saya suruh pak tasar nelpon kamu itu kan sudah saya temui dan saya pertanyakan apa persoalannya, dan konsultannya saya telepon jika masalah proses saya tidak tahu saya bilang, saya tanya lah kepada konsultan pada saat proses pengaspalan kamu hadir tiadak? Dia mengatakan dia hadir/ada, ujar Camat.

Saya tidak membela kesana kesini, mereka sudah saya panggil ke kantor, kepala desa dan TPK saya pertanyakan permasalahan pekerjaan itu. “mereka bertanya yang mana pak saya tunjukkan gambar dari berita kamu itu kan ada 4 titik,” untuk sementara itu yang bisa saya lakukan dia sudah siap ketemu di bukit alasannya begini kalau kita ngobrol duduk di rumah makan kan enak kata kepala desa ulak rengas. pungkas Camat abung tingi.

Sangat disayangkan ketika berjumpa dengan jurnalis media KoranPemberitaanKorupsi.com yang mana undangan dari kepala desa untuk minum kopi disalah satu rumah makan didesa ogan lima, tampa kehadiran kepala desa akan tetapi dia mengutus TPK (Team Pelaksana Kegiatan) yang mana TPK menyampaikan. “mohon ma’af kepala desa tidak bisa hadir bang dikarnakan sedang melayat keluarga nya di baradatu, tadi ada titipan dari kepala desa Mat nasir, untuk diberikan ke abng. “senilai 1000.000,.

ketika dipertanyakan itu uang apa, kami tidak pernah membicarakan finansial apa lagi meminta/menekan. kami selaku kontrol sosial tidak diperbolehkan menerima dana yang seperti ini, terkecuali ada MOU kerjasama antar dua belah pihak yang sipat nya mitra kerja saling menguntungkan.

Ketika dikonfirmasi melalui telfon peribadi milik nya Mat nasir mengatakan, “Itulah kemarin kita untuk bertemu muka dengan pelaksana atau yang berkecimpung kerja dalam kegiatan,supaya kedepanya sudah saling kenal dengan mereka, itu anak buah saya dan suruhan saya.

“Saya ini seribu teman terlalu sedikit buat saya, dan satu musuh terlalu banyak bagi saya, untuk para media saya tidak pernah menawarkan publikasi, lebih baik kita berteman saja jika kalian dengar ada pencairan mainlah ke rumah.” Kita ini lebih baik menyambung silaturahim, mungkin yang disampaikan terkait pekerjaan dari masyarakat atau yang lain namanya kita manusia tidak luput dari salah dan keliru ada kehilafan dan kekeliruan itu namanya manusia, supaya kedepan kita jadi berteman dan untuk cambuk ke depan bisa memperbaiki dengan adanya kesalahan saya itu, nah ini rejeki kita buat sementara, ujar Mat nasir.

Tambah nya, uang yang saya titipkan kepada TPK sejumlah 1 juta, itu betul uang pribadi dan toleransi untuk kawan-kawan media jangan dinilai jumlah finansial nya, lihat kebersamaan nya artinya itu alakadar buah tangan buat kalian, jadi pahamilah di situ apa yang saya kasih itu ikhlas serta silaturahim kita, pungkas Mat nasir. (Rama/Aan)

News Feed