by

SDN Kalindu Kini Tinggal Kenangan

KPK | Kalindu – Pascah terjadinya musibah Gerusan Sungai Lariang yang diakibatkan oleh banjir beberapa bulan yang Lalu” kini Sarana belajar mengajar SDN kalindu tinggal kenangan.

Akibat ketiadaan sekolah tersebut kini Anak usia Sekolah dari Kelas satu hingga kelas enam SD, benar benar mengalami penderitaan disebabkan mereka Harus mengikuti proses belajar di SDN kurondo yang berjarak sekitar lima kilo meter dari tempat tinggal mereka harus melalui jalan yang sepi dan lengan melalui areal kebun kebun sawit milik masyarakat serta bantaran Sungai yang biasanya ada Hewan Liar seperti Babi Hutan dan monyet” yang bisa saja menerkam para anak Sekolah jika Nahas menimpa.

Belum lagi masalah kekurangan ekonomi sebagian orang Tua siswa yang tidak mempunyai kendaraan(motor) yang terpaksa membuat sebagian siswa siswi harus berjalan kaki pulang pergi ke Sekolah dikampung kurondo.

Sudirman seorang warga yang kondisi ekonominya sangat memprihatinkan mempunyai dua orang anak Usia sekolah, kelas satu dan kelas dua” dia menuturkan bahwa anaknya sering tidak masuk sekolah lantaran tidak memiliki kendaraan motor untuk antar jemput” jika ada tetangga yang kebetulan akan menuju kampung kurondo baru lagi anaknya dititip nebeng kesekolah dan itupun pulangnya harus berboncengan sampai empat anak hal ini sangat membahayakan.

Ketika ditemui ditempat tinggalnya” Dabai seorang masyarakat kampung Kalindu sangat berharap kepada pejabat Pemerintah yang berwenang terkait Pendidikan agar melakukan upaya alternatif diadakan proses belajar mengajar menggunakan fasilitas seadanya biar hanya dibawah kolong rumah warga setempat dan hal ini perlu dorongan semua pihak agar para Guru yang pernah mengajar di SDN Kalindu dapat kembali aktif mengajar dengan alternatif yang dimaksud oleh Dabai tersebut. (Jurnalis kpk)

News Feed