by

Pelaksanaan Program P3A Ciharus Desa Hegarsari Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

-Daerah-868 views

KPK | Garut – berawal dari adanya informasi yang disampaikan oleh warga kp. naringgul desa hegarsari kec. Kadungora, yang tidak bersedia disebutkan namanya, bahwa didaerah’ tepatnya kp.naringgul rt.01 rw.05 sedang dilaksanakan kegiatan peogram p3-tgai oleh p3a ciharus desa hegarsari, yang mana kegiatan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Pada hari kamis 5/9/2019 berkisar pukul 13.20 s/d pukul 14.00. wib.awak media kpk melakukan penelusuran ke lokasi, sesampainya dilokasi awak media melakukan pengambilan gambar, dan penelusuran lain terkait adanya dugaan tersebut diatas.

;disela awak media sedang melakukan pengambilan gambar, ada seseorang yang menghampiri awak media dan menyakan, ketika sudah dijelaskan bahwa yang datang ini dari awak media kpk biro garut, dan dijelaskan pula apa maksud kedatanganya kelokasi, akhirnya orang yang notabene sebagai kepala pekerja/ mandor ini faham, dan sedikit memberikan keterangan terkait pekerjaan yang dibawahinya.

“Dalam penjelasanya mandor pekerja tersebut mengaku, bahwa itu sudah digali kedalam sedalam 30 cm, namun faktanya yang tampak digambar itu adalah batu terakhir,kebawahnya hanya adukan setebal lebih kurang 5 cm. selanjutnya awak media menanyakan ketua atau jajaran pengurus p3a ciharus, dia menjawab ketuanya sudah pulang ujarnya,lantas tidak terpampangnya plang juga dipertanyakan,dan mandor itu menunjukan keberadaan plang dimaksud.

“Ternyata plang tersebut berada di tempat penyimpanan semen,alias gudang yang berjarak tidak jauh dari lokasi kegiatan,itupun sudah tinggal rancangan kayunya saja, alias tidak ada papan informasinya.

“Selanjutnya awak media mencoba menghubungi nomor kontak ketua p3a ciharus yang bernama ogi,yang nomornya didapat dari mandor/kepala pekerja,dan tersambung melalui chating wa, dalam keteranganya ketua p3a ciharus menjelaskan bahwa; yang dikatakan pasangan tak berpondasi versi media itu sebenarnya galianya sedalam 10 cm. Dan tinggi pasanganya 50 s/d 60 cm. Dan itu sudah dibicarakan dengan pendamping ujar ogi, karena program ini ada pendampingan dilapangan, walaupun kurang dari gambar maka akan ditambah panjang tambah ogi.

“Masih kata ogi kegiatan ini juga didampingi oleh pendamping provinsi dan diawasi oleh ppk tambahnya,jika penjelasanya dianggap masih kurang awak media diharap hadir pada hari jumat 5/9/2019 ada scedule pemeriksaan dari bbws cirebon, dan dapat bertanya langsung kepada pengawas pungkasnya.

“Dikarenakan merasa adanya kejanggalan atas penjelasan ketua p3a ciharus, ;terkait Volume tidak ada ketentuan yg membenarkan jika spek yang ada pada gambar,pondasinya kurang, lantas jadi benar, jika kemudian pada kekurangan volume itu ditambahkan panjangnya,jika mau benar sebuah kontruksi bangunan seharusnya berawal dari pondasi.

“selanjutnya awak media menghubungi kepala desa hegarsari melalui sambungan wa dan tersambung dan sempat terbaca,namun sangat disayangkan kades hegarsari ini bungkam,alias tidak menjawab semua pertanyaan dari awak media.

“entah sikap diam itu disengaja atau bagaimana’ sehingga hak jawab’ atau klarifikasi yang seharusnya digunakan dengan baik, dan dapat menjelaskan sejelas – jelasnya tidak dapat dipergunakan dengan baik, sikap sorang pemimpin seperti ini dikhawatirkan akan menimbulkan kecurigaan atau kecemburuan sosial lebih jauh terhadap masyarakat.

“jika seorang pemimpin dapat menjelaskan sesuatu hal yang dianggap janggal,baik oleh masyarakat maupun semua steak holder seperti: ormas,okp,lsm,media, baik media cetak maupun online dan lain sebagainya, niscaya persoalan tersebut dapat terurai,sehingga akhirnya masyarakat yang tidak faham menjadi faham dan mengerti,dan wargapun terhindar dari pemikiran – pemikiran yang tidak baik,hingga berita ini ditayangkan kades hegarsari ini masih tetap bingkam.

“Selanjutnya awak media mencoba menghubungi asisten pendamping wilayah utara, atau sebutan lainya yang bernama M Yasin, guna untuk konfirmasi seputar banyaknya temuan dugaan ketidak sesuaian pekerjaan P3-TGAI dengan spesifikasi yang sudah dianjurkan oleh bbws, namun sangat disayangkan nomor kontak yang sudah terpampang di lampiran zona wilayah dampingan sudah tidak aktif,entah nomor awak media yang sudah di blokir awak media juga merasa ada yang aneh dengan sikap M.yasin ini.

” jika memang tidak ada masalah kenapa musti memblokir nomor awak media.

“memperhatikan gelagat ini sangat patut untuk menduga bahwa kegiatan P3-TGAI ini ditengarai dan terindikasi penyelewengan,pertimbanganya disesuaikan dengan semua temuan dilapangan. Pewarta : Afsor/tim media kpk biro garut

News Feed