by

Kepala Desa Ulak Rengas Terindikasi Rampok Dana Desa Memperkaya Diri

-Hukam-3,034 views

KoranPemberitaanKorupsi.com| Kotabumi – Kurang Nya Pengawasan Pemerintah Pusat dan Daerah, disebabkan keterbatasan jumlah pengawas di lapangan sehinga dalam pengolaan Dana Desa (DD) banyak terjadi penyimpangan dalam alokasi pembangunan infrastruktur fisik atu non fisik.

Sampai saat ini banyak nya Oknum  kepala desa nakal yang masih memanpaatkan anggaran APBN dalam program Dana Desa (DD). dengan berbagia cara agar dapat ke untungan yang lebih besar tujuan memperkaya diri sendri, sehinga tidak memikirkan dampak dari hasil kinerja yang mana kuwalitas rata-rata dibawah setandar, pemerintah terindikasi keluar dari jalur yang telah di tetapkan seperti Rancangan Anggaran Biaya (RAB) hasil pekerjaan Oknum – Oknum Kepala desa nakal tersebut baru hitungan bulan sudah ruask. “Contoh besar nya Desa Ulak rengas, Kecamatan Abung Tingi, Kabupaten Lampung Utara, dalam pembangunan jalan lapen  Volume panjang 627 meter dan Lebar 2,5 Meter memakai anggaran Rp. 154.526.000,. ,Serta pekerjaan Dreanase / siring pasang  100 meter dengan anggaran Rp. 31.435.000,. Dan pembuatan Gorong – Gorong Sebanyak 3 Unit ,pembangunan yang dikerjakan di  tahun 2019 dari anggaran DD tahap 1-2 yang baru saja dikerjakan kuat dugaan Mar up , (06/09/2019,red).

Dari laporan masarakat setempat serta hasil dari investigasi media ini di lapangan, yang mana pembangunan jalan lapen, banyak nya indikasi penyimpangan. “pekerjaan tidak sesuai dengan RAB, sampai saat ini bahu jalan yang mana baru saja di bangun tersebut telah di tumbuhi rumput yang begitu subur. 

Salah satu masyarakat setempat saat di jumpai di kemadiamanya mengatakan, “Saya selaku warga desa ini merasa kecewa dengan hasil pekerjaan yang di bangun oleh kepala desa,semestinya kepala desa sebagai contoh yang baik di segala bidang kegiatan atau pembangunan di desa ini, ini yang ada kebalikanya, saya masyarakat awam mengharap kepada pemerintah daerah dan pusat agar dapat memeperhatikan pembangunan yang ada di desa kami,agar kedepan bisa lebih baik,tak luput pula saya berterimakasih kepada media yang bisa memperhatikan pekerjaan seperti ini,” agar semua masyarakat di desa kami mengetahui persoalan ini, keluh salah satu warga yang enggan di subut nama nya. 

Saat di mintai keterangan melalui via telpon pribadinya, kepala desa menjawab, saya tidak mengetahui apa saja yang di kerjakan, nanti saya panggil dulu yang bekerja” jelasnya.( Rm/ An )

News Feed