by

Dandes Diduga Diselewengkan Oleh Oknum Hukumtua

-Hukam-1,052 views

KPK | Sulut – Dugaan penyelewengan anggaran Proyek Dana Desa (Dandes) Desa Rumoong bawa kec. Amurang barat kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang mencuat diberbagai media di Minsel ahir – ahir ini yang menurut dugaan dilakukan oleh oknum hukumtua berinisial ML kini di investigasi oleh beberapa awak media yang bertugas di Biro Minahasa Selatan pada Selasa (8/05/2019) lalu.

Pasalnya, informasi yang berhasil di himpun para sejumlah awak media faktanya menemukan berbagai keganjalan pada pelaksanaan proyek dandes tahun 2018 yakni, pembuatan rabat beton jalan lorong yang oleh masyarakat setempat dinamakan jalan Sangir. 

Rabat beton yang dibuat terkesan asal jadi, selain itu sumber yang di dapat menyebutkan ML  diduga mulai menumpuk harta benda selama kurang lebih 3 tahun dari hasil mengelola Dandes guna memperkaya diri.

“Pegerjaan Dandes di desa kami terkesan asal jadi dan tidak transparan penganggarannya, bayangkan saja sampai dengan saat ini suda 4 orang bendahara yang di ganti hukumtua tersebut, selain itu perubahan gaya hidup hukumtua ML meningkat drastis yang dulunya biasa – biasa saja sekarang sudah memiliki 3 unit kendaraan roda empat dan dua unit motor ber cc besar “Moge” serta peternakan babi,  membangun rumah dengan nilai ratusan juta rupiah  juga melakukan transaksi pembelian sebidang tanah pekarangan yang nilainya puluhan juta,” ucap salah seorang warga desa setempat yang meminta namanya tidak disebutkan.

Hal senada juga dipertegas Wakil ketua LSM Laskar Anti Korupsi (LAKI) Minsel Noldy Poluakan,  dari hasil pantauannya di lapangan bahwa pengerjaan fisik Jalan lorong Sangir Desa Rumoong bawa kwalitasnya sangat tidak baik, baik campuran maupun ketebalannya. 

“Jalan lorong sangir sangat tidak berkwalitas baik dari campuran maupun tingkat ketebalan, hal ini akan kami tindak lanjuti dengan melaporkan dugaan penyalah gunaan Dandes Desa Rumoong bawa ke Kejaksaan Tinggi Sulut.” Ucap Noldy Poluakan.

Dikatakan Poluakan, Dirinya telah mengantongi informasi dan data terkait dugaan penumpukan harta benda yang dilakukan oleh oknum Hukumtua ML .

“Saya sudah mengantongi data terkait penumpukan harta benda yang diduga diperoleh dari hasil Dandes oleh oknum Hukumtua Rumoong bawa.” tutur Noldy.

Salahseorang oknum masyarakat Desa Rumoong bawa juga menilai kalau perubahan tingkat ekonomi Oknum Hukumtua ML meningkat drastis tidak wajar.

“Kita kenal persis Siapa Endut sebelum jadi Kumtua, cuma tukang sabung ayam, tiba – tiba setelah jadi Hukumtua langsung kaya mendadak.” ucap seorang warga rumoong bawa yang juga mibta namanya tidak di publikasi.(Reynold ST).

News Feed