by

Diduga Ada Kongkalingkong, Dinas PMK Tuba Sepelekan Temuan LSM dan Wartawan

-Daerah-697 views

KPK | Tulang Bawang, Lampung – Lembaga suwadaya masarakat (LSM) Jaringan Anti Korupsi (JAK) Koordinator Daerah Tulang Bawang, sudah mengirimkan surat klarifikasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, terkait dugaan pembangunan balai kemasyarakatan dan jalan onderlagh yang bersumber dari Dana Desa (DD), di Kampung Wira Agung Sari, Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, yang menyimpang dari bestek.

Namun hal ini sangat disayangkan pengurus LSM JAK Tulang Bawang, karena penindakannya terkesan lambat.

Ketua LSM JAK Koordinator Daerah Tulang Bawang, Andi Irawan Jaya mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah mengirimkan surat klarifikasi ke DPMK Tulang Bawang, perihal temuan beberapa awak media dan Tim LSM JAK, terkait pembangunan balai kemasyarakatan dan jalan onderlagh.

“Ya, pihak kami dari LSM JAK, beberapa waktu yang lalu sudah mengikuti prosedur dari Dinas PMK Tulang Bawang, dengan mengirimkan surat klarifikasi ke Dinas PMK Tulang Bawang, namun kami sangat menyesalkan sikap pihak Dinas PMK, yang kurang respek. Pihak Dinas PMK tampaknya menyepelekan temuan kawan-kawan awak media dan Tim Investigai LSM JAK,”jelas Andi.

Andi menambahkan, “Dinas PMK Tulang Bawang tidak transparan dengan kami dari LSM JAK dan kawan media dalam menyikapi dugaan mark up anggaran dan penyimpangan teknis dalam pengerjaan pembangunan balai kemasyarakatan dan jalan onderlagh tersebut.

Pihak Dinas PMK seakan tidak ingin diketahui oleh LSM JAK dan kawan-kawan media. Mereka kucing-kucingan turun ke lokasi pekerjaan di Kampung Wira Agung Sari. Hal ini tentunya menimbulkan kecurigaan kami, karena setelah kami mengecek kembali pekerjaan TPK Wira Agung Sari tersebut, jalan onderlagh yang diperbaiki kurang lebih hanya 100 meter bagian depan. Dan pemasangan batunya masih tertidur dan tidak dipasang batu tepi kiri kanan jalan ukuran 20 cm,”bebernya.

Masih menurut Andi, “kemudian untuk pembangunan balai kemasyarakatan yang mengunakan besi tiga batang dan berukuran delapan inc kondisi sudah nol bata, sampai saat ini pihak Dinas PMK tidak membalas surat kami dan menunjukkan dokumentasi pembokaran pembangunan balai kampung kemasyarakatan tersebut.

Hal ini tentunya menjadi suatu hal yang wajar, jika kami curiga dengan pihak Dinas PMK Tulang Bawang, ada kerja sama dengan pihak Kampung untuk mencari keuntungan dari Dana Desa (DD), karena nampak sekali pihak Dinas PMK Tulang Bawang tidak berani bersikap tegas kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK),” ungkap Andi dengan nada kecewa.

Kami sangat berharap, lanjut Andi, pihak terkait dalam hal ini Inspektorat Tulang Bawang, bisa mengambil sikap. Jika hal ini tidak ditindak tegas, maka dari Kampung-kampung yang lain akan ikut-ikutan mencari keuntungan dari Dana Desa,”pungkasnya, Senin (2/9/2019). (TIM)

News Feed