by

Kejari Lampura Menjadi Sasaran Studi Banding Peserta Diklatpim Tingkat III

-Ragam-1,191 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara (Lampura), menjadi salah satu tempat studi banding atau pelaksanaan kurikulum Benchmarking (tolok ukur) bagi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim)Tingkat III Angkatan II tahun 2019 Kejaksaan Republik Indonesia.

Kedatangan rombongan peserta Diklatpim Tingkat III Angkatan II tahun 2019 di kantor Kejaksaan Negeri Lampung Utara, pada Selasa, (27/8/2019), yang dipimpin Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI, Ranu Mihardja, SH., M. Hum., disambut hangat Kepala Kejaksaan Negeri Lampura, Yuliana Sagala, SH, MH, beserta jajaran.

Kedatangan peserta Diklatpim Tingkat III Angkatan II tahun 2019 Kejaksaan RI di kantor Kejaksaan Negeri Lampura khusus mempelajari terkait keberhasilan Kejari setempat dalam memimpin perubahan, menggali kreatifitas, dan inovasi yang meliputi pemanfaatan Teknologi Informasi dalam inovasi Kejari Lampura; inovasi Kejari Lampura dalam memberikan Pelayanan Publik; serta pemberdayaan stakeholder dalam berbagai program dan pembangunan Kejari Lampura.

Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI, Ranu Mihardja, SH., M. Hum., menyampaikan, peserta Diklatpim III angkatan II untuk studi banding di Kejaksaan Negeri Lampung Utara yang belum lama ini memperoleh predikat Wilayah Bersih Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Berbagai inovasi maupun program yang telah dihasilkan Kejari Lampura akan menjadi referensi serta pertukaran informasi dan pengetahuan yang dilihat secara langsung oleh para peserta Diklatpim III angkatan II tahun 2019,” kata Ranu Mihardja, saat diwawancarai, Selasa, (27/8/2019), seusai gelaran kegiatan.

Ranu Mihardja, yang juga seorang Jaksa Utama Madya ini, menyampaikan, beragam inovasi yang dihasilkan Kejari Lampura tentu dapat diadaptasi oleh para peserta di kemudian hari.

“Saya juga mengimbau agar seluruh jajaran yang ada di Kejari Lampura di bawah pimpinan Yuliana Sagala terus meningkatkan kinerja serta mempertahankan prestasi yang telah diraih. Mempertahankan prestasi itu lebih sulit daripada meraihnya,” terangnya.

Dengan telah diraihnya predikat WBK dan WBBM oleh Kejari Lampura, lanjut Ranu Mihardja, peserta Diklatpim III angkatan II dapat melakukan studi banding guna mengetahui secara langsung kiat-kiat dan kunci keberhasilannya.

“Hal ini juga untuk mengetahui bagaimana cara menghadapi dan mengatasi berbagai tantangan maupun hambatan yang ada,” tutur Ranu.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Yuliana Sagala, SH, MH, mengatakan, pihaknya telah memberikan pemaparan terkait kiat-kiat dan kunci keberhasilan dari berbagai program kerja dan kegiatan yang telah dijalankan, baik di bidang pelayanan hukum.

“Dengan adanya paparan dimaksud, diharapkan, peserta Diklatpim III angkatan II ini mendapat tambahan ilmu pengetahuan yang akan dipresentasikan kembali di tempat pendidikan dan pelatihan di Jakarta,” kata Yuliana Sagala, saat dikonfirmasi, Selasa, (27/8/2019), di halaman kantor Kejari Lampura.

Dikatakan Yuliana Sagala lebih lanjut, pada prinsipnya, keberhasilan seorang pemimpin itu bagaimana membangun zona integritas, dalam arti membangun sumber daya manusia (SDM) dan sistem kerjanya sebagai sebuah pondasi awal.

“Artinya, bagaimana mengubah mindset dan pola budaya kerja lama, yang bisa jadi telah terpatri, menjadi sebuah pandangan dan sikap kerja yang lebih aktual, akuntabel, dan berintegritas sehingga menjadi lebih terukur dan mencapai sasaran yang lebih baik,” papar Yuliana Sagala.

Dirinya juga menjelaskan, jika pihak Kejari Lampura juga memberikan pelayanan prima untuk masyarakat, diantaranya adanya pelayanan pengurusan surat ulang secara online hingga layanan jenguk tahanan online.

“Dengan pemakaian pemanfaatan teknologi informasi secara tepat guna tentunya memudahkan masyarakat Lampura yang membutuhkan pelayanan hukum secara cepat tanpa harus mendatangi kantor Kejaksaan Lampung Utara,” jelasnya.

Dengan mengakses website Kejari Kotabumi Lampung Utara, kata Yuliana, maka dengan satu kali ‘klik’, masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan.

Diketahui, layanan hukum secara online tersebut baru diberlakukan Kejaksaan Negeri Lampung Utara di bawah kepemimpinan Yuliana Sagala. (ar/Hamsah)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed