by

Yayasan IPAS Indonesia Gandeng Jurnalis Bahas HKSR

-Berita-720 views

KPK | Ponorogo – Puluhan jurnalis yang ada di Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya mengikuti Lokakarya yang diadakan oleh Yayasan Inisiatif Perubahan Akses Menuju Sehat (IPAS).

Informasi dari Dr. Marcia Soumokil selaku Direktur IPAS Indonesia memaparkan para jurnalis serta media harus bisa memberi informasi yang benar tentang isu-isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR).  “Terutama  informasi terkait hal KTD atau Kehamilan Tidak Direncanakan dan APK atau Asuhan Pasca Keguguran,” kata Dr. Marcia Soumokil, Direktur Ipas Indonesia saat Lokakarya HKSR di Kabupaten Ponorogo, Minggu (25/8/2019).

Dia juga menambahkan para jurnalis dan media bisa membentuk opini publik yang ramah dan mendukung terhadap persoalan kesehatan Reproduksi yang dihadapi oleh perempuan dan remaja. “IPAS Indonesia sangat menyadari betapa pentingnya peran penting jurnalis bersama dengan media massa tempat mereka bekerja. Untuk itu, IPAS Indonesia juga menyelenggarakan Program PEKERTI, yaitu Program Kesehatan Kesehatan Reproduksi Perempuan Terintegrasi,” bebernya.

Program PEKERTI, IPAS Indonesia bekerja di Provinsi DI Yogyakarta (Kota Yogyakarta), Provinsi Jawa Tengah (Kabupaten Klaten) dan Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Ponorogo). Selain itu menurut dia, ada beberapa tujuan penting dari penyelenggaraan lokakarya media ini, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan jurnalis terhadap persoalan kesehatan reproduksi khususnya Kematian Ibu dan persoalan terkait KTD (Kehamilan Tidak Direncanakan) dan APK (Asuhan Pasca Keguguran).

Sementara itu untuk mempertahankan peliputan obyektif dan mendalam tentang  berbagai isu seputar Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), khususnya KTD dan APK, di beberapa wilayah kerja IPAS Indonesia. “Serta menunjukkan bagaimana jurnalisme memainkan peran penting dalam membangkitkan dukungan pemerintah dan organisasi sosial kemasyarakatan untuk terus meningkatkan kesadaran publik terkait HKSR,” jelasnya. 

Lebih lanjut dia memaparkan melalui lokakarya tersebut bisa meningkatkan hubungan baik antara jurnalis, organisasi sosial kemasyarakatan dan fasilitas kesehatan peduli HKSR.

Kegiatan Lokakarya yang diikuti puluhan jurnalis dari beberapa media serta bagian Humas rumah sakit yang ada di Ponorogo berlangsung menarik selama 3 hari,  Sabtu-Senin (24-26/9/2019) diisi oleh beberapa pemateri dari IPAS Indonesia, Yayasan Kesehatan Perempuan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. (MUH NURCHOLIS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed