by

Warga Kota Alam Mengeluhkan Pembuatan Sertifikat Prona Mencapai Rp600 Ribu

-Berita-739 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Warga Kota Alam ,Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar dalam program pembuatan sertifikat prona Tahun 2019. di Kelurahan setempat, diduga oleh Pokmas dan Lurah Kota alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, dan tim panitia pembuatan sertifikat prona.

Warga mengeluh atas tingginya biaya pembuatan buku sertifikat prona yang diadakan Pemerintah Kelurahan Kota alam, sebab setiap calon pembuat sertifikat prona dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 600.000,enam Ratus Ribu Rupiah.

Menurut salah seorang warga setempat, pihaknya merasa keberatan atas keputusan rapat seluruh warga ketika saat pembahasan rencana dana yang akan diperuntukan ke panitia pembuatan sertifikat beberapa waktu lalu, pasalnya program prona sertifikat tanah itu gratis dari pemerintah pusat.

“Kan sudah jelas merujuk berdasarkan peraturan yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” terangnya.

Maka dari itu, mewakili warga yang lain, dirinya meminta agar pihak aparat penegak hukum, mengusut dugaan pungli pembuatan sertifikat di Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi selatan, sebab aksi pungli ini ditutupi dengan modus pembuatan sertifikat yang telah melalui rapat musyawarah.

“Memang benar sudah dalam rapat musyawarah, tapi dalam rapat tersebut warga tetap merasa keberatan dengan penarikan sebesar Rp.600.000- tersebut,” keluhnya.

Sementara itu, Lurah Kota alam, Fellix Sulandana, ketika dikonfirmasi Melalui Via Hanpone nya, mengakui dan membenarkan bahwa adanya penarikan pembuatan seterpikat prona Sebesar 600.000 per Buku , ” ya memang ada dana penarikan untuk pembuatan setepikat prona itu, Tapi Semua itu Hasil Musyawarah Masarakat, Dan ada Berita acaranya.

Begitu pula ketika ditanya ada Berapa Buku prona di Kelurahan Kota alam tahun 2109 , Fellix Sulandana, menjawab, ” Kita hampir Mencapai 1000 seribu Buku, Tapi yang 100 buku nya di cansel, Jawab Fellix Sulandana, selaku Lurah Kota Alam.

Perlu diketahui, Penarikan uang untuk pembuatan seterpikat prona yang diduga dilakukan Pokmas dan Lurah kota alam, Kecamatan kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Membuat Warga mengeluh,

Sementara, Hinga Berita ini diterbitkan, Pokmas kota alam, belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan terkait pungutan liar pembuatan seterpikat prona. (Hamsah)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed