by

DAK 2019 di SDN 20 Tanjung Raya Dijadikan Ajang Bisnis Oleh Oknum Kepala Sekolah

-Pendidikan-1,228 views

KPK | Mesuji, Lampung – Tahun 2019 ,untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan di segala sektor di bedang dunia penddidikan,pemerintah pusat,maupun pemerintah daerah .

Melalui dinas pendidikan dan kebudayaan ,kabupaten mesuji. Mengalokasi kan berbagai pembangunan kesekolahan baik ,untuk tingkat sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP).

Dinas pendidikan mengalokasi kan berbagai pembangunan,baik itu renofasi ruang kelas belajar (RKB) Pembuatan jamban,mau pun pembuatan ruang kelas baru ( RKB ).

Dalam hal itu,”kegiatan dana Alokasi khusus (DAK) .T.A 2019. Baik itu untuk sekolah dasar (SD) mau pun untuk sekolah menengah pertama (SMP). Di swakola kan langsung ke pihak sekolahan,pemerintah mengharap , agar pelaksanaan bisa sesuwai petunjuk texnis.

Namun aneh nya, di sekolah SDN 20 Tanjung Raya . Kabupaten mesuji Mendapat kan ,pembangunan Rehab ruang kelas baru.
tiga ruang kelas,senilai rp ,345.000.129.

Dan pembangunan jamban senilai Rp,108.200.145 Itu semua di suwakola kan dari dinas ke sekolahan.

Namun menjadi bahan pertanyaan,”saat awak media ,mengkonfirmasi salah satu di antara tiga ,tukang pekerja bangunan itu selasa (14/08/19) ungkap nya kami borong dengan kepala sekolah Rp 12.000.000 Di luar pemasangan rangka baja.

Menyikapi hal demi kian ,”awak media kpk bergegas menemui kabid dikdas mesuji Mengkonfirmasi mohon penjelasan terkait kegiatan yang di pihak ketiga kan ,oleh kepala sekolah itu.

Sementara kegiatan yang di suwakelola kan untuk pihak sekolahan tidak di perboleh kan ,di borong kan ,atau di berikan kepada pihak ketiga,”tandas yoga. Selasa (14/08/19)

Untuk membuat suwatu keputusan,”selasa (20/08/19)awak media menemui kepala sekolah SDN 20 Tanjung raya Duki riyanto s.p.d Sekira pukul 10.30 wib Agar dapat di konfirmasi ,namun iya lagi ke dinas ,”ucap buk darsini.

Selain informasi yang di dapat dari buk darsini. Pejabat pembuat komedmen (PPK) Hapis Mengarah kan ke pihak sekolahan.

Duki riyanto,” mengatakan Kepada awak media saat di temui di ruang kerja nya ,selasa siang 13.35.wib (20/08/19) bahwa saya merasa tidak perna memborong kan pekerjaan itu ke pada tukang,”kilah nya untuk mengelabui para awak media. Itu yang anda konfirmasi bukan kepala tukang nya ,itu kuli kuli biasa alias anak buwah nya,”bukan poyo,kepala tukang,”kata Duki

Sementara pihak pemborong pembuat pembangunan jamban senilai Rp.108.200.145. atau pun tukang yang menerjakan borongan itu yang terlihat hari itu hanya tiga orang.

Sementara,”jumari yang di duga sebagai kepala tukang,atau sebagai pemborong kegiatan itu ,mengatakan kepada wartawan kpk selasa (14/08/19) yang bekerja memborong kegiatan ini kami orang.
Yang bekerja disini,saat ini.

Namun kepala sekolah Duki riyanto,sebagai penanggung jawab di sekolahan,terkesan selalu berkilah,berbagai alasan.(tab)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed