Published On: Wed, Jun 19th, 2019

SKB Desak Komnas HAM Tuntaskan Tragedi 21-22 Mei

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Jakarta – Hari ini, Rabu, 19 Juni 2019, beberapa orang dari perwakilan Suara Komponen Bangsa (SKB) terlihat mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta. SKB yang terdiri dari para aktivis dan seniman, mendesak Komnas HAM untuk menuntaskan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei 2019.

Salah seorang perwakilan SKB, Leonard Eko Wahyu, mengaku prihatin dengan tragedi kemanusiaan 21-22 Mei lalu.

“Sehubungan dengan keprihatinan itulah, kami dari Suara Komponen Bangsa terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 yang lalu, kami ingin menyampaikan beberapa hal dan mendesak Komnas Hal untuk menuntaskannya,” ujar Leonard.

Lebih lanjut Leonard menjelaskan hal-hal yang SKB sampaikan ke Komnas HAM terkait tragedi 21-22 Mei lalu, antara lain adalah:
1. Mengutuk keras peristiwa 21-22 Mei 2019 yang menelan korban jiwa bahkan diantaranya anak anak dibawah umur.
2. Mengapresiasi Komnas HAM RI yang sudah melakukan tahapan awal untuk mengungkap peristiwa tragedi kemanusiaan pada tanggal 21-22 Mei 2019 di Jakarta.
3. Meminta Komnas HAM RI untuk secara serius menuntaskan pengungkapan kejahatan kemanusiaan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 tersebut secara detail dan terbuka, termasuk mengungkap kesalahan prosedur operasional kepolisian dan mengungkap siapa sesungguhnya aktor dibalik tragedi kemanusiaan tersebut.
4. Meminta kepada Komnas HAM RI untuk melakukan pendampingan keluarga korban yang tertembak peluru tajam karena ada semacam tekanan psikologis dari pihak aparat keamanan yang dialami keluarga korban untuk tidak banyak bicara di depan umum.
5. Mendesak kepada Komnas HAM untuk menyatakan bahwa peristiwa 21-22 Mei 2019 adalah Kejahatan Kemanusiaan.
6. Mendorong kepada seluruh komponen bangsa untuk berperan aktif dalam memberikan informasi dan data korban jiwa, material maupun imaterial dari kejahatan kemanusiaan tersebut.

Usai menemui perwakilan Komnas HAM, anggota SKB lainnya, Edysa Girsang yang akrab disapa Eki menyebutkan bahwa Komnas HAM mengapresiasi langkah yang dilakukan SKB. Menurut Eki, Komnas HAM mengakui ada hal yang ditutupi pemerintah terkait tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 lalu.

Jadi, semoga saja Komnas HAM dapat bekerja sesuai harapan SKB… (Sunarya)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi