Published On: Wed, May 29th, 2019

Transparansi dan Akuntabilitas Dana BOS Antara Ada dan Tiada

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | Lampung utara – pengelolaan dana Bantuan  Operasional Sekolah (BOS) , Sekolah yayasan SMP HANGTUAH yang bertempat di Desa sawojajar Kecamatan kotabumi utara Kabupaten Lampung utara,di duga tidak transparan pasalnya, sejauh ini kepala sekolah terkesan tertutup dalam penyampian dana operasional sekolah (BOS), bahkan ironisnya, nampak jelas tidak adanya papan informasi terkait penggunaan anggaran dana bos disekolah yang di pimpinnya,

Kepala sekolah yayasan smp hangtuah LENI AMBAR WATI SPD. GR saat dikonfirmasi oleh media ini selasa 28/05/19-mengatakan,” kalau masalah papan informasi penggunaan dana bos, selama kurang lebih 2 tahun saya menjabat menjadi kepala sekolah SMP HANGTUAH belum pernah saya bikin yang namanya papan inpormasi tentang penggunaan dana bos, dan setiap pencairan dana bos,  saya selaku kepala sekolah selalu merapatkan nya dan menurut saya saya telah teransparan kepada semua dewan guru dan komite sekolah  ,ungkapnya.”

Disinggung terkait cap  ketua komite sekolah,yang di pegang oleh pihak sekolah,  fiana selaku bendahara langsung menyerobot bahasa dari pertanayaan media ini kemudian ia  memaparkan kalaw ketua komite sekolah ABDUL RASYU tidak mau memagang stempel maka stempel ada di sekolah,  di sambungnya fiana, dengan nada keras mempertanyakan surat tugas dan kelengkapan bapak bapak sebagai wartawan, padahal kami dari pihak media sedang berkonfirmasi dengan kepala sekolah.  Dengan cara kurang sopan  fiana selaku bendahara langsung masuk tanpa ada nya sikap sopan di depan media dan di depan pimpinanya kepala sekolah,

Dilanjutkanya kalaw bapak bapak bertanya dengan dewan guru atau komite sekolah,  pasti mereka menjawab dengan singkat tidak tahu berapa dana bos berapa jumlah murid  ,karena dewan guru itu MUNAFIK,” saya juga pernah menjadi dewan guru dan saya selalu  menjawab seperti itu juga, supaya bapak bapak dari media tidak terlalu jauh bertanya, karena kami enggak tahan pusing . Ujar kepala sekolah,

Sementara  peraturan kementerian pendidikan  nomor 71 tahun 2000 ,keteransparanan dan akuntabel data ,transparan terhadap dewan guru dan wali murid, disini leni ambar wati spd. Gr.  selaku kepala sekolah dengan sengaja menutup nutupi tentang penggunaan dana bos,  ironisnya terlihat jelas papan inpormasi penggunaan dana bos tidak terpasang (TIDAK ADA ),

Jadi jelas kebijakan pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pengelolaan dana bos haruslah transparan,akan tetapi  peraturan yang sudah di tetapkan, di langgar oleh kepala sekolah yang tidak mau mengikuti tata cara dan juknis yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait pengelolaan dana operasional sekolah (BOS) , “dan ini berbeda sekali dengan kebijakan Kepala Sekolah yayasan smp hangtuah leni ambar wati Spd.gr, yang tidak pernah transparan dalam pengelolaan dana bantuan oprasional sekolah (BOS) yang bersumber dari anggaran APBN tersebut. kuat dugaan kepala sekolah terindikasi menyelimpangkan dana bos, kepada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung utara insfektorat lampung utara agar secepatnya bisa memberikan sansi terhadap kepala sekolah yang enggan mengikuti aturan yang sudah di tentukan dan tidak transparansi dalam pengelolaan dana bos yang ada disekolah yayasan smp hangtuah.Tutupnya ( Aan s.T)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi