Published On: Sun, May 26th, 2019

Jalan Penghubung di Areal PTPN VIII Rusak, Pemkab Garut Tak Peduli

Share This
Tags

KPK | Garut, Jawa Barat – senin 27/5/2019 tim awak media kpk melakukan monitoring infrastruktur digarut selatan, tepatnya di kecamatan cibalong kabupaten garut, kami nelihat akses jalan penghubung mulai dari jalan poros sampai kesatu desa yang jauh ada diantara lembah,gunung,ngarai,dan hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola oleh PTPN VIII membutuhkan waktu tiga sampai dengan empat jam perjalanan,

hal tersebut diakibatkan oleh kondisi jalan yang sangat buruk, seharusnya pihak perkebunan bertanggung jawab dengan keadaan ini, karena masyarakat yang hidup disekitar kebun dan akses jalanya menggunakan jalan tersebut, sangatlah mendambakan infrastruktur jalan yang biasa mereka lalui kondisinya baik, sehingga dapat membantu menekan biaya operasional bagi masyarakat yang akan menjual hasil tani dan kebunya.

“Dengan kondisi jalan seperti sekarang, masyarakat tentunya sangat merasakan kesulitan untuk menjalankan aktifitas ekonominya, untuk lebih jalasnya bagaimana keluhan masyarakat, awak media kpk menemui kapala desa cigaronggong yang bernama supardin dikantornya dan melakukan wawancara, dalam wawancaranya supardin menyampaikan,sebenarnya desa ingin sekali membangun jalan desa yang bagus,

namun yang menjadi masalah adalah tanah yang selama ini berbentuk jalan bukan tanah milik warga, namun tanah tersebut berstatus HGU dalam penguasaan ptpn VIII ujar supardin,dan itu menjadi kendala utama bagi pemerintah desa untuk membangun, kami berharap kepada pemkab garut untuk ikut memfasilitasi kebuntuan ini tambah supardin, karena kasian masyarakat saya yang akan menjual hasil tani atau hasil berkebun mereka, harus mengeluarkan ongkos ojeg yang sangat tinggi, selama ini masyarakat saya seperti terisolir dengan kondisi jalan seperti saat ini,bapak sendiri merasakan kan?

untuk dapat menjangkau desa cigaronggong ini dibutuhkan waktu kurang lebih empat jam kata supardin, lantas apa saja program dinas pertanian(bidang perkebunan)sampai-sampai akses jalanpun kondisinya seperti ini,saya atasnama warga desa cigaronggong memohon kepada pemkab supaya akses jalan menuju desa kami ini diperhatikan dan segera dibangun,kami pemerintah desa juga siap mengalokasikan anggaran dari dana desa pungkas kades supardin mengakhiri wawancaranya.

keadaan ini tentu menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat yang desanya terjepit oleh perkebunan yang dikelola oleh ptpn VIII khususnya. Harapan ini ditujukan kepada pemerintah pusat,pemprov jabar,serta pemkab garut agar segera menyudahi masalah kesenjangan atau kejomplangan ekonomi yang diakibatkan oleh kebijakan yang tidak sama sekali mengandung unsur azas keadilan bagi masyarakat. Sedangkan misi pemerintah hari ini adalah membangun indonesia dari desa, artinya dibutuhkan sinergitas semua fihak dalam pelaksanaanya,karena jika tidak visi dan misi tersebut bak mimpi disaat tidur saja. (Afsor/tim)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi