Published On: Thu, May 23rd, 2019

Tekab 308 Polres Lampura Gulung Komplotan Begal Bersajam

Share This
Tags
KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Satreskrim Polres Lampung Utara meringkus komplotan begal yang kerap beraksi di jalan lingkar perkebunan Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara.
Dalam menjalankan aksinya, komplotan begal yang terdiri dari Basir, (21), dan Hr, (16), keduanya merupakan warga Desa Gunung Sari, Kecmatan Abung Semuli, Lampung Utara ini, kerap menggunakan senjata tajam (sajam) guna menakuti serta melumpuhkan korbannya.
Selain kedua eksekutor ini, TEKAB 308 Satreskrim Polres Lampura juga mengamankan seorang tersangka lainnya, Ujang, (40), warga Desa Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Lamteng, yang disinyalir sebagai penadah barang hasil curian.
Ketiga komplotan ini dibekuk pada Rabu, (22/5/2019), pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolres Lampung Utara, AKBP. Budiman Sulaksono, melalui Kasatreskrim AKP. M. Hendrik Apriliyanto, menyampaikan, sebelumnya, kedua tersangka yang dijerat dengan tindak pidana 365 KUHPidana ini, melakukan aksi pembegalan pada Senin, (11/5/2019), sekitar pukul 06.00 WIB, dengan tempat kejadian perkara (TKP) berlokasi 34 Divisi IV PT. Humas Jaya Desa Gunung Sari, Kecamatan Abung Semuli.
“Kedua tersangka yang telah diamankan diketahui kerap melakukan aksi pembegalan di wilayah perkebunan di seputaran Kecamatan Abung Semuli,” papar AKP. M. Hendrik Apriliyanto, Kamis, (23/5/2019), melalui siaran persnya.
Dikatakan M. Hendrik, berdasarkan penuturan korban Sukro Winoto, (35), warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Abung Semuli, seperti dituangkan dalam laporan polisi bernomor LP/ 53/ III/ 2019/ PLD LPG/ RES LU/ SEK AB SEMULI, tanggal 21 Mei 2019, saat kejadian korban sedang melintas di TKP yang sepi dari permukiman penduduk.
“Ketika itu, korban yang mengendarai sepeda motor miliknya ini sedang melewati jalan perkebunan di TKP,” jelas M. Hendrik.
Diuraikan lebih lanjut, saat melintasi jalan yang sepi tersebut, secara tiba-tiba kedua tersangka keluar dari semak-semak dan mencegat kendaraan yang digunakan korban.
“Tersangka kemudian todongkan senjata tajam ke arah korban hingga dirinya tidak mampu berbuat apa-apa,” urai M. Hendrik.
Melihat korbannya pasrah dan tanpa perlawanan, para tersangka lalu merampas kendaraan korban, berupa sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX, bernomor polisi BE 6074 IF.
“Setelah mendapatkan laporan pengaduan dari korban, anggota langsung merespons dengan melakukan serangkaian tindakan kepolisian,” jelasnya.
Alhasil, ketiga tersangka diamankan di kediaman masing-masing dengan barang bukti, berupa senjata tajam jenis pisau serta sejumlah pakaian hasil dari penjualan barang curian dimaksud. (ar/Hamsah)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi