Published On: Tue, May 21st, 2019

Dikjar Aceh Timur Akui Komputer UNBK Sempat Diinapkan di Kota Langsa

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | Aceh Timur –  Kepala Bidang (Kabid)  Perencanaan Dikjar Aceh Timur,  Iskandar membenarkan ratusan unit Komputer bantuan untuk 24 SMP di Aceh Timur sempat dibongkar disebuah rumah di Kota Langsa.

Menurut Iskandar,  Komputer sebanyak 400 unit dan komputer selver sebanyak 39 unit yang diperuntukkan untuk peserta UNBK tiba di Kota Langsa sekitar Pukul 03.00 wib.  Sehingga Iskandar memerintah supir untuk mengbongkar sementara di tempat yang aman.

Anehnya rumah yang dipilih oleh supir pengantar asal Bandung itu adalah rumah milik Ely yang hanya dikontrak satu bulan oleh oknum dikjar Aceh Timur dan berdempetan dengan rumah pegawai kontrak dikjar setempat atas nama Feri dan Bendahara Dikjar Ramli.

” Saya tidak perintahkan harus dititip dirumah itu,  cuma saya pesan bongkar ja dulu ditempat yang aman,  besok hari baru diantar ke sekolah yang dituju “. Kata Iskandar

Keterangan Iskandar sangat bertolak belakang belakang dengan keterangan Kabid Pembinaan SMP dan Ad warga Paya Bujok Seulrmak Langsa yang ditugas untuk jaga malam dirumah tempat dititipkan Komputer.

Ad mengatakan komputer itu tiba sekitar pukul 8.00 pagi,  bukan pukul 03.00 seperti keterangan Iskandar,  dan begitu juga halnya keterangan Muslim yang mengatakan komputer diantar langsung ke kantor Dikjar dan tidak pernah dibongkar di Langsa.

Anehnya lagi,  Pihak kejaksaan Negeri Idi dan Pihak kepolisian yang menurut Muslim terlibat dalam proyek ini memilih ‘diam’ seribu kata saat dikonfirmasi kebenaran kedua instansi ini terlibat sebagai pengawas proyek tersebut.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa ratusan komputer yang harganya belasan juta tersebut sempat ‘diinapkan’ disebuah rumah kosong di komplek perumahan hutan lindung Kota Langsa selama dua hari satu malam. Persisnya dibelakang rumah Ramli,  benhara Dikjar.

Informasi yang diperoleh,  ratusan komputer tersebut diantar menggunakan dua unit mobil box yang diperkirakan berjumlah berjumlah sekitar 360 Unit, dan dibongkar dirumah kosong milik Ely, pegawai pemko Langsa di Dusun Bukit,  Gampong Paya Bujok Seuleumak,  Langsa Baroh,  Kota Langsa.

Ely, yang dihubungi media ini membenarkan rumahnya telah dikontrak selama satu bulan oleh pegawai Dikjar Aceh Timur,  namun Ely tidak tau kalau digunakan untuk menyimpan komputer UNBK.
Ely malah mengaku batas kontrak rumahnya sudah habis, tapi kunci rumahnya belum dikembalikan.

Kala itu,  Kepala Bidang Pembinaan SMP Dikjar Aceh Timur,  Muslim, membantah kalau komputer untuk UNBK tersebut sempat ‘diinapkan’ disebuah rumah di kota Langsa.

“Tidak benar, komputer itu dari Medan langsung dibawa ke Dinas pendidikan Aceh Timur”. Bantah Muslim.

Menurut Muslim,  pengadaan ratusan komputer  tersebut dilakukan melalui pembelian online atau simtem E Katalog, dan mulai dari pengadaan sampai penyaluran ke 24 sekolah diawasai oleh pihak kejaksaan dan pihak kepolisian hingga selesai penyerahan semua. ( ISDA)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi