Published On: Sun, May 19th, 2019

Rusman, PJ Kades Nyapah Banyu Diduga Rampok Dana Desa Tahun 2019

Share This
Tags

KoranpemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Undang-Undang Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Desa diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahtaraan masyarakat.

tetapi berbeda dengan desa yang berada di kecamatan Abung Pekurun, kabupaten lampung utara, dari hasil investigasi tim Media ini. pengadaan lampu jalan di desa Nyapah Banyu, Kecamatan Abung Pekurun, pengadaan lampu jalan di desa Tersebut yang yang di pimpin PJ kepala desa, Rusman, tidak sesuai fisik pasalnya juklak juknis pengadaan lampu jalan desa tersebut terindikasi korupsi karena tidak sesuai antara anggaran dan fisik yang sudah terpasang,

Anggaran yang di pergunakan untuk pembuatan lampu jalan desa Nyapah Banyu, per unit mencapai 711 ribu rupiah, jumlah unit lampu yang di buat untuk desa Nyapah Banyu 180 unit tahun anggaran 2019.

Lampu jalan desa yang di anggarkan dari dana desa tahun 2019 yang semestinya mengikuti standar juklak juknis yang sudah di tentukan di dalam RAB, tetapi tidak di laksanakan dengan sesuai aturan,pasalnya boklamp,kabel,kedalaman penanaman tiang dan tinggi tiang terindikasi menyalahi aturan sehingga anggaran sebesar 711 ribu rupiah perunit, tidak terserap dengan benar dan perbuatan tersebut diduga di sengaja oleh PJ kepala desa Nyapah Banyu, Kecamatan Abung Pekurun (LAMPURA) Rusman untuk meraup keuntungan secara pribadi atau diduga korupsi.

Salah satu apartur Desa Nyapah Banyu,kecamatan Abung Pekurun, Yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, Pak Rusman selaku Pj di desa Nyapah Banyu terkesan tidak Mengindahkan saran sarah dari aparatur Desa setempat Dalam pembangunan di desa Yang Menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019,Terkesan di jadikan nya meraup Keuntungan rupiah secara Haram (Hamsah)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi