Published On: Tue, May 7th, 2019

Wisata Anak Kota Piru yang Dikelola Dispar SBB Belum Tersentuh Fasilitas

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | Piru, SBB, Maluku – Keindahan kota Piru terletak ada pada wisata alam kota piru dengan keindahan perbukitan yang indah. Banyak lokasi wisata di sekitar pantai SBB, bahkan ada juga lokasi wisata anak yang di kelolah oleh Dinas Pariwisata Kabupaten SBB.

Letak wisata anak tepatnya di kota Piru lokasi pantai Redi, belum tersentuh fasilitas yang memadai.

Pengelolaan wisata tersebut dari Dana Dag, dan mulai berjalan dalam pengelolaannya baru sejak Desember 2018 lalu.

Lingkungan perlu di tingkatkan fasilitasnya dan fasilitas yang lain perlu di tingkatkan bahkan perlu ada peningkatan pengawasan keamanan pada lokasi wisata anak tersebut.

Menurut salah satu petugas jaga lokasi wisata dari pegawai honorer Dinas Periwisata yang namanya enggan di mediakan menjelaskan bahwa jika siang lokasi wisata aman namun jika malam lokasi wisata tidak aman karena saat malam ada sekelompok orang yang tidak di ketahui asal dari mana, mereka sering duduk – duduk dan minum – minum mengakibatkan ada pecahan beling dan bahkan ada papan petunjuk lokasi sering di robohkan di cabut di jatuhkan.

Di tambahkan saat menjaga lokasi merasa sedikit resah karena biaya transportasi di tanggung sendiri dan juga saat makan siang cari sendiri.

Jarak lokasi wisata dari pusat kota ke lokasi wisata berkisar mencapai kira – kira 1 km lebih.

Saat di konfirmasi salah satu pengunjung Arsa dari dusun patinia Desa Kawa 28 tahun kepada media menyampaikan bahwa lokasi wisata pantai Resi ini cukup baik karena udara yang sejuk dan pemandangan laut yang indah namun sangat di sayangkan tidak bertempat duduk, kami sering datang hanya duduk di lantai dan perlu juga ada hal lain yang bisa kami gunakan semacam buku bacaan atau koran.

Di tambahkan pula Arsa bahwa perlu juga lokasi ada penambahan fasilitas yang memadai yang lebih baik agar orang lebih banyak yang berkunjung.

Memang di akui fasilitas ini ada permainan anak namun yang lain belum ada.

Lokasi wisata pantai Redi sering di kunjungi oleh berbagai pihak bahkan dari unsur Gereja dan lainnya, dalam tugas jaga oleh petugas dari Dinas Pariwisata Kabupaten seram Bagian Barat di jaga secara bergantian, perlu ada perhatian yang lebih serius Dinas Pariwisata dalam pengelolaan lokasi Wisata.

Sementara pendapatan yang di dapat dari lokasi wisata tersebut tidak menentu kadang per hari juga tidak ada pemasukan, ada sedikit keresahan petugas jaga bahwa menghabiskan waktu seharian di lokasi jaga sehingga pekerjaan lain di rumah di tinggalka n sementara fasilitas belum memadai dan perlu ada perhatian ekstra. (Veja)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi