Published On: Tue, Apr 16th, 2019

Oknum Panwascam Kotabumi Selatan Diduga Sunat Dana PTPS

Share This
Tags

KPK | Lampung Utara – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kotabumi Selatan, Lampung Utara, dinilai tidak Profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga penyelenggara Pemilu. Pasalnya, pihak Panwascam di duga telah mengambil yang menjadi Hak dari 224 anggota PTPS yang ada di Kecamatan tersebut,(15/04/2019).

dari data yang ada di Rencana Kerja Anggaran (RKA) Bawaslu, diketahui besaran anggaran kegiatan bimtek, bagi anggota PTPS sebesar Rp.245 ribu/orang, dengan rincian. “uang transportasi Rp.95 ribu di tambah uang makan sebesar Rp.150 ribu.” tetapi yang di berikan Panwascam kepada anggota PTPS hanya sebesar Rp.110 ribu, pada saat acara Pelantikan dan Bintek gelombang pertama dilaksanakan, 25 Maret 2019.

Didit (35) salah satu anggota PTPS di Kelurahan Tanjung Aman, menjelaskan yang mana dari awal perekrutan sampai pada pelantikan sebagai anggota PTPS, pihak Panwascam tidak pernah memberitahukan, terkait berapa jumlah uang honor, transport, dan uang makan kami sebagai anggota PTPS yang sah secara hukum.

“untung saja, data RKA itu menguap, kalau nggak, kami nggk akan tau berapa jumlah uang yang menjadi hak kami itu, tambah nya,” mereka sudah makan uang keringat kami, mana keadaan sekarang ini masih sulit, uang itu sangat berarti bagi kami,” Ujar Didit dengan nada kecewa, minggu (14/4/2019)

hal yang sama juga dikatakan Yesi (39) yang juga anggota PTPS, dirinya berharap hal ini di tindaklanjuti oleh Bawaslu, dan pihak-pihak yang berwenang. agar hal seperti ini tidak terulang kembali, dan menjadi pembelajaran bagi Panwascam yang lainnya. bahkan hal ini terjadi bukan hanya di Kec.Kotabumi Selatan saja.

“mereka tidak kasian dengan nasib kami rela meninggalkan pekerjaan rumah, karena berharap ada honor dan dana lainnya, bukannya mereka membantu kami, malah nyekek ini namanya,” beber nya.

saat hal ini, kami klarifikasikan dengan Kasek.Panwascam Kotabumi Selatan, Ferdianto mengatakan bahwa, dana tersebut akan mereka kembalikan kepada anggota PTPS, dan berdalih anggaran itu masih menggunakan dana talangan, karena anggaran dari Pusat belum keluar.

“Nanti akan kami kembalikan pada mereka, kami juga tidak mungkin berani melakukan hal ini, tanpa sepengetahuan dari Bawaslu Kabupaten,”Terangnya (*/Rama).

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi