Published On: Mon, Apr 15th, 2019

H-2 Jelang Pemilu, WGAB Serukan Masyarakat Papua Jangan Golput

Share This
Tags

KPK | Jayapura, Papua – Lembaga Swadaya Masyarakat – Wadah Gerakan Anak Bangsa { LSM WGAB } Provinsi Papua meminta masyarakat Papua tidak memilih Golput pada 17 April 2019 mendatang.

Seruan itu disampaikan ketua LSM Yerry Basri Mak, rabu 10 maret kemarin.

” Saya minta masyarakat yang ada di Papua, khususnya yang sudah layak memilih dan namanya ada dalam DPT supaya tidak memilih Golput.

Begitu pun yang sudah memiliki e-KTP, jangan anda biarkan suara anda terbuang percuma tanpa anda pakai buat memilih figur pemimpin 5 tahun ke depan. ” Seru Yerry.

Ketua LSM turut meminta supaya masyarakat memilih calon pemimpin mereka sesuai hati nurani. Uang bukan segalanya, uang juga bukan jaminan pemimpin itu baik dan benar tandasnya.

” Saya minta masyarakat pilih calon pemimpin sesuai hati nuraninya sendiri. Jangan pilih pemimpin karena sudah menerima uang, atau juga karena iming-iming akan diberikan uang atau imbalan dan lain sebagainya.

Mari kita tumbuhkan nilai-nilai berdemokrasi yang benar, sehat dan beradab. Hilangkan money politik dan jadikan Pemilu; baik Pilpres dan Pileg itu bermartabat. Ingat! Pemilu berdaulat, Negara kita kuat!. ” Pesan Yerry.

Dia ( ketua LSM ) sekali lagi menekankan agar masyarakat tidak cenderung mengambil keputusan yang salah dengan tak menggunakan hak suaranya pada pesta demokrasi nanti.

Tambah Yerry, asas LUBER ( langsung umum bebas dan rahasia ) masyarakat harus pegang teguh, serta buktikan itu dalam setiap bilik suara di TPS nanti.

” Sekali lagi saya harapkan masyarakat Papua menggunakan hak suaranya sebaik-baiknya dan tidak Golput. Kita di Indonesia kan menganut asas LUBER, jadi hak suara kita patut kita salurkan tanpa harus dibeberkan kepada siapa pun.

Itu hak kita. Siapa pun dia yang kita pilih dan coblos nanti, anda tak perlu tahu. Ya…. asalkan jangan pilih Golput. Itu yang tidak boleh. Kerahasiaan suara kita juga jelas terjamin. ” Lagi ungkap ketua LSM.

Di samping meminta dan mengharapkan masyarakat Papua tidak Golput, pimpinan WGAB juga meminta seluruh lapisan masyarakat di Papua supaya saling menghargai dalam kontestasi pemilu nanti.

” Ini iven nasional kita semua. Saya meminta dan mengharapkan kita masyarakat yang ada di Papua, tentunya supaya pada hari pemilihan nanti { 2 hari lagi } kita bisa saling menghargai satu sama lain.

Berbeda pilihan politik itu wajar, tapi kita harus tetap saling menjaga hubungan persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa.

Siapa pun pemimpinnya yang unggul jadi Presiden, siapa pun dia yang lolos ke Parlemen jadi legislator, dan siapa pun dia yang berhasil ke DPD, baik di Pusat, di Provinsi dan di Daerah kabupaten/kota, patut kita sanjung, hargai dan dukung. ” Tutur ketua kepada koran pemberitaan korupsi.

Menutup pernyataan persnya, dirinya berharap dalam ajang pilpres dan pileg yang tinggal menghitung hari ke depan, para petugas penyelenggara pemilihan bekerja dengan jujur, tulus hati, penuh integritas, berwibawa, kredibel, profesional dan netral serta takut akan Tuhannya sendiri.

” Terakhir pernyataan saya untuk pesta akbar demokrasi kita lima tahunan ini, saya pun mau memberi pesan moral kepada para penyelenggara pemilu yang ada.

Tolong bapak ibu dan saudara yang ada di KPU, baik di Pusat tetapi secara khusus di Provinsi Papua dan di kabupaten/kota, bekerjalah sesuai sumpah janji anda.

Bekerjalah sesuai harapan negara dan bangsa dan masyarakat Indonesia. Saya harap dan minta, para petugas yang ada di KPU, KPUD,  Panwas, Bawaslu, PPD, KPPS, sampai ke setiap TPS supaya bekerja dengan jujur dan baik.

Patut kalian menjaga kejujuran, ketulusan hati dalam bekerja, penuh integritas, berwibawa, kredibel, profesional dan netral serta takut akan Tuhan kalian sendiri.

Ingat! hati nurani anda pasti berbicara jika anda salah memilih dan menentukan pilihan. Peran anda pun ikut menentukan figur pemimpin yang baik untuk 5 tahun ke depan bagi negeri ini.

Juga untuk aparat keamanan yang sudah dan akan terus bertugas, saya haturkan terimakasih buat bapak Kapolda Papua, dan juga buat bapak Pangdam. Semoga keamanan dan aparat TNI tetap netral dengan menjaga kamtibmas yang ada, secara khusus pada pelaksanaan pemilu tanggal 17.

Semoga Pemilu tetap berjalan aman dan lancar, tanpa cacat dan beradab demi kesejahteraan dan kemakmuran serta demi kejayaan bangsa dan negara kita Indonesia. ” Tutup ketua LSM WGAB.

{ Pewarta; Jeffry~Kaperwil/Ano Mahyudi, SH~Pemred }

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi