Published On: Tue, Apr 9th, 2019

Terkait Operasional Kepsek Terlalu Besar, Kepsek SD Uwe Angkat Bicara

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | Seram Bagian Barat, Maluku – Mutu pendididikan di dorong oleh adanya bantuan Dana BOS dari Kementrian Pendidikan…….

Bantuan Dana BOS tersebut di dapat dari sesuai jumlah siswa sehingga liwat data jumlah siswa itulah dana BOS di luncurkan dan di peruntukan untuk kebutuhan sekolah demi menunjang kebutuhan mutu pendidikan…….

Namun sangat di sayangkan Daerah-daerah terpencil yang ada di belakang sebuah daerah yang mempunyai angka jumlah siswa sedikit…….

Dalam proses urusan kebutuhan sekolah dari desa tersebut ke kota kabupaten dapat menelan anggaran biaya pengurusan pulang pergi yang cukup besar bisa mencapai 2 sampai 3 juta rupiah……

Hal ini di ungkapkan oleh salah satu kepala sekolah yang namanya enggan di sebutkan menyampaikan pada media ini bahwa ” kami saat berurusan di kabupaten rasa -rasanya saya malas pergi urusan di kabupaten dengan jumlah dana Bos yang hanya 5/6 atau 7 juta ini urusan ke kabupaten bikin apa ???..

Urusan ke kabupaten dengan menghabiskan biaya 2-3 juta rupiah ini merugikan saja sementara kebutuhan sekolah sesuai kuknis dana BOS dari kementrian itu ada 12 pos anggaran yang harus kita penuhi……

Lalu kalau 2-3 juta kita sudah habiskan buat biaya trasportasi dan urusan lain di kabupaten maka pos anggaran lain dari dana bos sudah tidak bisa terpenuhi karena terkuras hanya di operasional kepala sekolah ke kabupaten dalam kepengerusan……

Bisa- bisa kami di katakan korupsi dana BOS itu yang saya takutkan ….tegas kepsek, , saat di konfirmasi awak media sabtu 6/4/2019 di salah satu kediamannya (kos-kosan)……..

Kepada media dirinya menyampaikan bahwa pasti di seluruh indonesia mengalami hal yang sama karena ada sebagian besar sekolah-sekolah yang mendapat dana BOS kecil karena sesuai jumlah siswa, kami tidak kecewa hanya kami sangat berharap kepada pihak penyalur yakni Kementrian Dinas Pendidikan semoga dapat mendengar suara kami liwat pemberitaan media ini, harapan kami kalau bisa dari Kementrian Dinas Pendidikan bisa merubah angka jumlah Dana BOS yang di anggap kecil tersebut sesuai Daerah lokasi kami yang jauh dari kabupaten mengakibatkan terkurasnya dana BOS yang kami pakai dalam pengurusan di kabupaten……..

” Cukup besar pa anggaran yang kami pakai dari dana bos untuk operasional ” (tegas kepsek), sehingga kami berharap angka dana bos bagi kami yang ada di pelosok yang jauh dari angka 6/7 juta semoga bisa berubah lebih dari itu karena di lihat dari faktor pelosok yang jauh bukan di ukur dari jumlah siswa…….

Di Seram bagian barat kususnya di wilayah kami ada sejumlah sekolah yang mengalami hal yang sama yakni di sekitar kecamatan manipa dan Huamual Belakang……..(veja)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi