Published On: Thu, Mar 14th, 2019

Sidang Kasus Pemilihan RW, Tergugat I Mangkir

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Jakarta – Kemarin, Rabu, 13 Maret 2019, kasus kisruh pemilihan ketua RW 010 Kelurahan Semanan memasuki sidang kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Timbul pertanyaan, Halimi yang kini menjabat sebagai Lurah Tanjung Duren Selatan sebagai Tergugat I bersama Hany Wahyuni mantan Lurah Semanan yang kini bertugas di kantor Walikota Jakarta Barat sebagai Turut Tergugat I, tidak datang.

Padahal, dalam sidang perdana yang berlangsung pada 6 Maret 2019, Halimi dan Hany Wahyuni datang memenuhi panggilan pengadilan. Dan Majelis Hakim pada saat itu mengatakan bahwa para Tergugat dan Turut Tergugat harus datang dan mengikuti sidang-sidang berikutnya tanpa undangan tertulis.

Mengenai ketidakhadiran Halimi dan Hany Wahyuni, para penggugat menyesalkan hal tersebut. “Sangat disayangkan, Halimi yang sebagai Tergugat I tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Ini seolah tidak menghargai proses hukum yang berjalan,” ujar Sabenih Manong SH, salah seorang penggugat usai persidangan.

Sementara itu, karena telah memasuki persidangan kedua, Majelis Hakim mengarahkan kepada para pihak untuk melakukan mediasi bersama seorang mediator yang ditunjuk dari pengadilan. Namun karena suatu hal, mediasi terpaksa harus ditunda dan dijadwalkan pada hari Senin, 18 Maret 2019.

Kisruh Pemilihan Tanda Gubernur Gagal?
Sebenarnya terkait pemilihan ketua RW telah diatur dalam peraturan Gubernur DKI Jakarta. Dan dalam ketentuan tersebut, Pemda DKI Jakarta turut berperan di dalam pemilihan dengan menempatkan salah satu stafnya sebagai ketua panitia.

Namun, berbagai kalangan warga yang mengetahui bahwa kisruh pemilihan ketua RW 010 hingga ke pengadilan merasa aneh dan bingung. “Kok bisa ya masalah pemilihan ketua RW hingga ke pengadilan? Apakah tidak ada pengaturan dari Gubernur mengenai pemilihan RW?,” ujar salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya.

Sejumlah warga lainnya pun mempertanyakan perihal Halimi yang dahulu menjabat Sekretaris Kelurahan Semanan yang kini menjadi Tergugat dalam kasus kisruh pemilihan ketua RW 010 Semanan tetapi justru kini menjadi lurah di Tanjung Duren Selatan.

Jadi, kita tunggu saja agar pengadilan dapat memutus perkara tersebut dengan seadil-adilnya.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi