Published On: Thu, Feb 21st, 2019

Tangkap dan Penjarakan Karolus Niak Pelaku Perampok ADD & DD 2015-2018

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | seram bagian Barat, Maluku – Mantan Raja Desa Rumberu Kecamatan Inamosol,Kabupaten Seram Bagian Barat-Maluku Karolus Niak 2015 sampai 2018 melalap habis Dana ADD & DD, masyarakat tidak merasakan sentuhan bantuan dana tersebut selama ini…

BPD bahkan Staf Desa sendiri hak – hak merekapun terkatung-katung tidak terbayar dengan baik…
Masyarakat angkat bicara karena merasa terlalu di rugikan, saat di konfirmasi wartawan kpk sepekan lalu MJ kepada wartawan menyampaikan bahwa mantan Raja Karolus Niak saat mencairkan dana Desa bekerja sama dengan bendahara desa swrta juga salah satu anggota polsek yg bertugas sebagai petugas babinkantipmas pada desa tersebut ikut terlibat dalam penggelapan dana desa…

Menurut MJ selama menjabat tidak ada pembangunan fisik atau program desa apapun yang di lakukan kepala desa, hingga dirinya tergantikan…

MJ menyampaikan bahwa hampir 6 miliar lebih dana ADD & DD hangus hilang lenyap bagai di telan bumi di lalap habis oleh Mantan Raja Karolus Niak dengan tujuan berfoya- foya dengan perempuan-perwmpuan murahan…

Masyarakat sudah mencoba melapor pada pihak yang berwajib kepolisian polsek setempat namun Karolus sempat melarikan diri hilang jejak entah kemana, namun saat ini kembali lagi ke kampung…

Saat di tanyai mengapa menghilang Karulus menyampaikan pergi ke kampung lain untuk naik cengkih sementara cengkih milik sirinya di desa Rumberu cukup banyak…

Karolus bersama bendahara desa dan oknom polisi babinkantipmas,, saat mencairkan Dana Desa 2018 mereka lansung ke arah kota Masohi untuk membagikan uang dari hasil pencairan dana desa tersebut…

Tuan rumahpun angkat bicara karena di ketahui uang tersebut adalah dari dana desa,tuan rumah tempat pembagian uang tersebut juga mendapat bagiannya Rp.500.000-, adapun Rap belanja desa di buat oleh Karolus supaya di ketahui staf desa namun tidak ada belanja apapun yang tersalur di desa…

Salah satu contoh tiang gapura masuk yang melibatkan campur tangan pihak ketiga (kontraktor) untuk melakukan pekerjaan gapura tersebut dengan besar folume anggaran Rp. 128.000.000-, namun ternyata hanya yang ada sejak 2016 hanyalah tiang besi berukuran 1 meter dari bawah tanah hingga saat ini tdk ada pekerjaan apapun yang jalan, sementara dana telah di cairkan semua…

MJ menutur pada wartawan koran pemberitaan korupsi bahwa jika hal ini tidak di respon baik oleh tim penyidik komisi pemberantasan korupsi maka menurut MJ komisi terlalu Lemah…. (verry jacob)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi