Published On: Wed, Feb 13th, 2019

DD 2018 Desa Gunung Maknibai Diduga di Mark Up Oleh Oknum Kades

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Anggaran APBN dana desa (DD) 2018 yang di kucurkan untuk desa gunung maknibai kecamatan sungkai barat, kepada Rusmanto selaku kepada desa untuk pembangunan desa gunung maknibai kecamatan sungkai barat kabupaten lampung utara provinsi lampung. “yang desa tersebut memiliki 4 dusun serta 150 kepala keluarga dan 100 bangunan rumah kurang lebih.” DD yang berjumlah ratusan juta rupiah di peruntukkan sebagai pembangunan baik secara fisik dan non fisik demi menunjang kesejahteraan masyarakat di desa itu dan sejatinya telah melalui musyawarah di desa setempat sebelum di realisasikan, kamis 31/01/2019.

Mirisnya di duga dalam pelaksanaan atau realisasinya pembangunan DD 2018 yang sudah selesai di kerjakan di desa tersebut, baik secara fisik dan non fisik mengandung mark up.

Dilihat dari papan informasi yang ada,item pelaksanaan DD 2018 di desa gunung maknibai meliputi pembuatan 2 jenis talud/drainase yang berbeda anggaran dan volume yang terletak di dusun 1, pembuatan rabat beton volume total 351 meter di dusun 1, pembuatan gardu poskambling 5 unit berada di 4 dusun, pengadaan lampu jalan dan badan usaha milik desa (bumdes) dari semua item di duga mengandung mark up, dengan rincian sebagai berikut:

(1).A. Talud/drainase lokasi dusun 1

lebar 50,panjang 70,tinggi 90 M.anggaran

Rp. 234.268.000.

B.Talud/drainase lokasi dusun 1

Lebar 60,panjang 40,tinggi 60 M.anggaran

Rp. 156.221.000.

Di duga mark up tidak sesuai julak juknis,susunan batu pada bibir talud/drainase di campur tanah.

(2).pembuatan rabat beton di dusun 1,volume total 351 Meter dengan jumlah anggaran Rp. 186.445.000.di duga mark up, bagian tengah pada jalan rabat beton yang di cor tersebut ketebalan cornya hanya 1 cm di campur tanah agar terlihat tebal.

(3).Pembuatan 5 unit pos kambling di 4 dusun dwngan jumlah anggaran total Rp. 81.708.000,di duga mark up anggaran pasalnya di lihat dari bentuk dan bahan bangunan di perkirakan hanya memakan dana  Rp. 3.500.000 / unit dengan total anggaran semestinya Rp.17.500.000 saja untuk 5 unit, di duga korupsi.

(4).Badan usaha milik desa (bumdes) anggaran tidak jelas di duga fiktif.

(5).pengadaan lampu jalan jumlah kurang lebih 100 unit.jumlah anggaran tidak jelas karna tidak ada papan informasi di duga mark up.

(6).setruktural organisasi pemerintahan desa

Di duga KKN, menurut keterangan mantan kepala desa sebelumnya hampir seluruh staf di desa adalah keluarga kandung kepala desa sendiri.

Dari informasi dan keterangan yang di himpun wartawan,di desa gunung maknibai kecamatan sungkai barat kabupaten lampung utara, Ruswanto selaku kepala desa tidak ada di tempat untuk di konfirmasi. Diharapkan kepada pihak-pihak berwenang dan penegak hukum untuk dapat menindak lanjuti berita yang di terbitkan.(RAMA)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi