Published On: Mon, Jan 21st, 2019

Ada Apa Kepolisian Melarang Media Meliput Penghitungan Suara di Semanan?

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | Jakarta – Wilayah Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat pada pekan lalu baru saja menggelar pemilihan secara luber (langsung, umum, bebas dan rahasia) salah satu Ketua Rukun Warganya yaitu Ketua RW 010. Menurut informasi, karena terindikasi ada kecurangan, para calon Ketua RW bersama panitia pemilihan sepakat menunda penghitungan suara.

Setelah di mediasi oleh pihak Walikota Administrasi Jakarta Barat di ruang rapat kantor Kecamatan Kalideres pada Jumat, 18 Januari 2019, panitia dan para calon Ketua RW sepakat melakukan penghitungan suara pada Minggu, 20 Januari 2019 di ruang pertemuan kantor Kelurahan Semanan. Akhirnya penghitungan pun dilakukan tepat pada pukul 09.00 WIB dengan disaksikan para Ketua RT se-RW 010.

Namun ada keganjilan pada penghitungan suara tersebut. Sejumlah awak media yang ingin meliput penghitungan suara tersebut dihalangi dan dilarang oleh aparat kepolisian yang berjaga di depan Kantor Kelurahan Semanan tanpa alasan yang jelas.

Padahal faktanya sangatlah jelas, pemilihan Ketua RW 010 dilakukan oleh masyarakat secara luber. Namun mengapa saat penghitungan suara dilarang diliput oleh awak media?

Usai penghitungan, Lurah Semanan yang ditemui di luar kantor enggan menjawab pertanyaan wartawan ketika ditanya banyaknya jumlah surat suara tidak sah yang mencapai 1.038 suara atau hampir setengah dari jumlah suara yang terdaftar di panitia.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi