Published On: Tue, Jan 8th, 2019

Ormas GAIB Garut Selatan Adukan Adanya Dugaan Pungli Program Listrik Desa Kepolsek Cisompet

Share This
Tags

KPK | Selasa, 8 januari 2019- Koordinator Ormas GAIB Garut Selatan Diman Hermawan mendatangi Kantor Polisi Sektor Cisompet kecamatan cisompet kabupaten garut.kedatanganya kepolsek cisompet adalah; menyampaikan aduan masyarakat tentang adanya dugaan Pungutan liar (pungli) terkait Program Lisdes/KWH gratis/Desa caang, kata Diman hermawan saat diwawancara awak media KPK dirumahnya,

Praktek Pungli itu terjadi di Desa Sukanegara Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, awalnya saya hanya mengantar Awak media untuk melakukan wawancara kepada beberapa orang Warga, termasuk Koordinator yang diperintah memungut uang Oleh Oknum Aparat Desa Sukanegara, Dengan Inisial (ED) dan Dengan modus Yang bermacam macam, Warga penerima KWH Gratis itu menerangkan kepada awak media, bahwa benar Progran Desa Caang disini dipungut biaya sebesar Rp. 200 S/D 300.000 itupun diakui oleh Koordinatornya, saya cuman diperintah oleh oknum aparat Desa Sukanegara yang berinisial (ED) pak! Jawab Koordinator Itu polos saat diwawancara awak media,

Selanjutnya awak media Mendatangi kantor desa Sukanegara dan melakukan Konfirmasi Langsung Dengan Kepala Desa Sukanegara, Kades menjelaskan Bahwa Desa Sukanegara mendapatkan kuwota KHW Gratis untuk Tahun 2018 ini Sebanyak 130 keluarga,

tentu semua penerima berasal dari kalangan keluarga tidak mampu sesuai sasaran Pemerintah, saya sudah menghimbau kepada aparat desa yang menangani urusan KWH ini, Jangan sampai berani memungut uang atau apapun terhadap warga, apalagi mengatasnamakan kepala desa karena ini memang program untuk keluarga miskin, jelas kades pada awak media, namun sangat disayangkan! dilapangan ternyata selain ada punguntan kepada warga penerima KWH Gratis ini.juga ada yang jelas-jelas namanya tercantum sebagai penerima KWH gratis ini tiba-tiba dipindahkan ke orang lain, tindakan aparat desa yang seperti ini sudah sangat melampaui kewenanganya,

” Salah satu ketua RT juga membenarkan dan menyayangkan adanya Pungutan liar /Pungli Yang dikomandoi oleh oknum aparat desa sukanegara itu, Dan berharap aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku, karena jelas ini sudah melanggar hukum, maka atas dasar itulah saya selaku Koordinator Ormas Gaib Garut selatan hari ini datang kepolsek dan mengadukan kejadian tersebut, saya merasa tergugah dan iba melihat sendiri keluhan masyarakat ini, selain sebagai ormas juga melakukan kontrol sosial terhadap semua program-program pemerintah.

dan meminta kepada INSPEKTORAT serta instansi terkait turun kelapangan jangan hanya melakukan monitoring diatas kertas saja! tapi lakukanlah uji petik apakah sudah benar atau tidak pengelolaan Anggaran / Spesifikasi serta Volumenya Untuk infrastruktur fisik, atau Program pemerintah yang lain, karena kami warga desa belum Pernah melihat pengawasan oleh Inspektorat Kabupaten Garut turun kelapangan, pungkas tokoh masyarakat Desa Sukanegara mengakhiri wawancaranya.

Sementara di tempat terpisah Ketua DPC Gaib kabupaten Garut (Ato Yanto)menjelaskan ini salah satu program kami mengawal program dan kebijakan.kami akan berikan efek jera jika masih ada pemain di hulu atau dihilir.dan berharap masyarakat jangan takut untuk melaporkan jika terjadi penyimpangan sesuai peraturan pemerintah No.71 tahun 2009 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat, undang-Undang Nomer 6 Tahun 2014 Tentang Desa,dan jika ada interpensi terkait pelaporan.kami akan dampingi.”Imbuhnya saat di temui disekertariat di komplek Anarto mall Garut.”(Tim red)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi