Published On: Mon, Dec 31st, 2018

Tahanan Rutan Kotabumi di Penghujung Tahun Melakukan Zikir dan Doa

Share This
Tags

Koranpemberitaankorupsi.com | Lampung utara – Ustadz Fadly Muhamad Yusuf mengajak warga binaan Rutan Kelas IIB Kotabumi berzikir bersama di penghujung tahun 2018, muhasabah, zikir dan doa berlangsung di Aula Rutan setempat, Senin 31 / 12 /2018.

Meski sedang menjalani masa tahanan dan menunggu vonis dijatuhkan, mereka tampak khusyuk berzikir, memanjatkan doa, hingga berurai air mata.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Fadly Muhamad Yusuf berpesan agar kegiatan dzikir bisa menjadi program rutin di Rutan Kotabumi. Dengan melakukan zikir dapat membuat WBP menjadi lebih baik.

Dia juga menyambut positif langkah Karutan Kotabumi menggagas program pesantren yang diterapkan di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) tersebut.

Menurut dia, hal itu merupakan modul pendidikan terbaik untuk para napi. “Alhamdulillah, ini berkah warga binaan rutan jadi pesantren, jadi peluang terbaik untuk hijrah ke jalan yang benar,” katanya.

Ustadz menghargai, program pesantren masuk rutan adalah visi yang baik. Hal itu diharapkan mampu mengubah para napi ke arah yang lebih baik lagi, agar bisa diterima kembali di tengah masyarakat. Ia berharap, agenda zikir bersama ini bisa dijadikan program prioritas.

“Ini modul pendidikan terbaik, memberi peluang bagi semua binaan untuk kembali ke masyarakat menjadi lebih baik lagi. Saya mendukung dan meyakini kegiatan ini bisa memberikan dampak fositif bagi perubahan WBP,” ujarnya kagi.

Sementara Kepala Rutan Kelas II B Kotabumi, Denial Arif mengatakan, kegiatan itu merupakan satu bentuk pembinaan kepada warga binaan untuk terus memperbaiki diri agar tak mengulangi kesalahan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melakukan pembinaan terhadap warga yang sementara ini berada di Rutan Kotabumi,” kata Denial Arif, kepada media  kpk di Rutan Kotabumi.senin 31/12/18

Waktu yang mereka habiskan di Rutan Kotabumi, menurut dia, sudah digariskan oleh yang maha kuasa. Sehingga ke depan warga binaan harus lebih mawas diri.

Denial juga mengucapkan terimakasih karena ustadz Fadly bersedia hadir untuk memberikan pembinaan kepada WBP.

Usai berdzikir mereka (warga binaan) tampak saling bercengkrama sembari melempar candaan dan menikmati makanan ringan yang telah disediakan oleh pegawai permasyarakatan Rutan Kotabumi. (rilis Aan ST)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi