Published On: Mon, Dec 3rd, 2018

Keluarga Almarhum Yogi Andhika Temui Pengacara Kondang Hotman Paris

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | kedatangan keluarga pria yang diduga tewas setelah dianiaya oleh beberapa orang. Hal tersebut terlihat dari unggahan Hotman di Instagram-nya, @hotmanparisofficial, pada Minggu (2/12/2018).

Korban adalah sopir pribadi dari Bupati Lampung Utara. Awalnya korban dituduh mencuri uang Rp25 juta kemudian dianiaya oknum orang dekat bupati lampung utara .

Dia mengatakan menganiaya korban berjumlah lebih dari 4 orang namun yang jadi tersangka 1 orang. Pengacara kondang itu menanyakan siapa yang menyuruh untuk menganiaya korban hingga tewas .

Di video yang lain, Hotman prihatin dengan tindakan kriminal di Indonesia. Dirinya menyanggah jika menjadi popularitas karena dia mengaku sudah cukup terkenal.

Hotman juga membantah jika dirinya disebut mencari kekayaan. Dia berharap kasus ini segera ditanggapi Kapolda dan Wakapolda Lampung sampai tuntas .

Dilansir dari dari beberapa media di lampung,Polda Lampung tetapkan 2 tersangka penganiayaan terhadap Yogi Andika pada Mei 2018. Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana mengatakan, dari hasil penyidikan pihaknya kemudian menetapkan dua tersangka, yakni AN oknum TNI dan MI oknum PNS Lampung Utara.

Saat itu, Yogi pulang dalam keadaan penuh luka dan dibawa ke RSUAM sekitar 15 Juli 2017. Setelah 5 hari dirawat, Yogi dibawa pulang karena tidak ada biaya. Korban pun ahir nya meninggal dunia.

Bukti laporan
Tindak pidana Pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia
Dasar : LP / 237 / III/ Polda Lampung / Spk T Res Lam Ut, tanggal 20 Maret 2018.

Waktu Kejadian : Bulan Juli tahun 2017.

Tempat Kejadian : Kotabumi

Pelapor : FITRIA HARTATI,56 Thn, Buruh harian lepas, Jalan Bunga Uli 4 No.24 Rt 008 Kel.Perum Way Kandis Kec.Tanjung Senang Kodya Bandar Lampung.

Korban : YOGI ANDHIKA

Kronologis Kejadian : Pada hari rabu tanggal 26 April 2017 korban telah dituduh mengambil sejumlah uang namun dikarenakan korban merasa tidak melakukan perbuatan tersebut dan korban takut karena di ancam kemudian korban mengamankan diri.Setelah itu korban di pancing untuk datang ke rumah arnold di bandar lampung karena di janjikan pekerjaan.

Setelah korban datang menemui arnold kemudian korban di jemput oleh beberapa orang dan di bawa ke Lampung Utara namun selama dalam perjalanan korban dianiaya bahkan sesampai di rumah dinas Bupati Lampung Utara korban masih mengalami aniaya.setelah mengalami luka berat kemudian korban di bawa ke bandar lampung dan sesampainya di jalan bay pass korban di buang di pinggir jalan setelah itu korban di bawa ke rumah sakit Abdul muluk pada tanggal 15 Juli 2017 korban meninggal Dunia di Rumah sakit Abdul Muluk (Hamsah)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi