Published On: Wed, Nov 14th, 2018

Kades Mada Jaya Pertanyakan Status Tanah TPA yang Dibeli dengan APBN

Share This
Tags

KPK | Pesawaran – Kepala Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Sutrisna, pertanyakan status tanah yang dibangun Tempat Pengajian Anak (TPA) pada tahun 2014 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Hal ini diungkapkannya saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya. Rabu (14/11)

“Saya ini bingung, ketika Pemda Pesawaran meminta data apa saja aset desa, tanah yang dibangun TPA ini kan salah satunya aset desa juga, tetapi surat hibah nya tidak ada sampai sekarang,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, pembangunan TPA tersebut dilakukan saat di kepemimpinan kades yang lama Rusdali, jadi dirinya tidak mengetahui proses pemberian tanah tersebut.

“Sudah saya tanyakan kepada pak Rusdali tentang status tanah tersebut, kalau memang hibah mana bukti surat hibahnya tersebut, dirinya juga tidak mengetahui,” paparnya.

“Dan sekdes yang saat itu menjabat di kepemimpinan Rusdali juga tidak mengetahui juga, jadi saya bingung bagaimana status tanah tersebut,” timpalnya.

Dia juga sangat menyayangkan, bangunan tersebut sampai saat ini tidak dipergunakan sama sekali oleh warga. “Waktu itu pernah dipergunakan untuk anak anak belajar mengaji, namun diusir oleh pemilik tanah, jadi sampai saat ini bangunan tersebut terkesan mubazir,” jelasnya.

Sementara itu, mantan Kades Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau Rusdali saat dihubungi berkali-kali melalui telepon selulernya, namun tidak aktif. (Don)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi