Published On: Wed, Nov 14th, 2018

Hasil Pemeriksaan LHP Erlina akan Diberikan Inspektorat ke Bupati

Share This
Tags

KPK | Pesawaran – Insfektorat Kabupaten Pesawaran akui mantan kepala sekolah SDN 8 Negri Katon Ernalina tilep dana Progam Indonesia Pintar (PIP) tahun 2017.

Hal ini diungkapkan irban ll Yuli Hartono melalui staf inrban ll Triananto saat dihubungi melalui telepon seluler Rabu (14/11).

” Ya kami telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Ernalina terkait dengan penyimpangan dana PIP namun dia bersedia untuk mengembalikan dana yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi,” ungkapnya

Kata dia, permasalahan ini Insfektorat akan menyerahkan laporan secepatnya akan memberi hasil pemeriksaan (LHP) terhadap Bupati untuk ditindak lanjuti.

” Ernalina yang saat ini kepala sekolah SDN 2 Gedong tataan. Saat ini menunggu sanksi dinas terkait, untuk sanksi ringan teguran dan pembinaan namun untuk sanksi terberat pemecatan,” paparnya

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran Faujan Suadi tetap terus memantau Ernalina sebagai Kepala SDN 2 Gedongtataan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SDN 8 Negrikaton tersandung kasus dugaan Penyimpangan Dana (PIP) mencapai ratusan juta rupiah.

“Ya saat ini kita masih memantau kinerja Ernalina yang saat ini kepala SDN 2 Gedong tataan, karena sebelum nya dia pernah jadi kepala SDN 8 Negrikaton namun ada masalaha terkait dugaan penyimpangan PIP,” ungkapnya

Kordinator Kecamatan (Korcam) Pendidikan Negeri Katon, Rismalena, mendengar indikasi itu setelah puluhan walimurid teriak protes.

“Pengawas Korwil 1 memberitahukan kepada saya adanya demo yang dilakukan oleh wali murid SDN 8 Negeri Katon terkait masalah PIP yang tidak diberikan oleh Kepala Sekolah Ernalina,” jelasnya.

Lanjutnya menjelaskan, besaran dana yang harusnya diterima murid untuk kelas 4, 5 dan 6 sejumlah kurang lebih sekitar Rp456 ribu sedangkan untuk kelas 1, 2 dan 3 mendapatkan Rp225 ribu.

“Jumlah murid yang mendapatkan PIP tersebut kurang lebih sekitar 200 murid. Saya kurang tau pasti ya, karena saya belum ketemu langsung dengan kepala sekolahnya,” jelasnya.

Sementara, Kepala Sekolah SDN 8 Negeri Katon Ernalina mengatakan kalau permasalah tersebut telah dianggap selesai. “Jadi masalah itu sudah kelar Mas,” singkatnya saat dikonfirmasi via ponselnya. (don)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi