Published On: Tue, Nov 6th, 2018

Madsanih: Prediksi Prabowo-Sandi Bakal Menang Telak di Jakarta

Share This
Tags

KoranPemberitaanKorupsi.com | JAKARTA – Pemilihan umum dan pemilihan presiden akan segera berlangsung. Masing-masing calon beserta tim kampanyenya telah bermanuver sedemikian rupa untuk memenangkan hajatan lima tahunan tersebut.

Bercermin dari hasil pilkada DKI 2017 lalu yang terasa begitu gegap gempita gaungnya sampai mendunia yang pada akhirnya dimenangkan oleh pasangan nomor urut 3, Anies-Sandi adalah merupakan kejutan yang menohok bagi kubu petahana. Seperti diketahui, pada dasarnya pasangan Anies-Sandi merupakan pasangan yang sama sekali tidak di unggulkan.

Betapa tidak, sebab lawannya adalah petahana Basuku Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang merupakan pasangan yang boleh kita katakan paling ‘wah’, dari mulai dukungan infrastruktur partai-partai papan atas serta dukungan lain-lain yang biasa dimiliki petahana.

Kini dalam waktu dekat, 2019 nanti akan ada pemilu serentak yang salah satu agendanya memilih presiden dan wakil presiden. Ilustrasi kedua calon hampir sama dengan pilkada DKI lalu, Jokowi-Ma’ruf Amin mewakili kubu nasionaslis sedangkang Prabowo-Sandi mewakili kelompok islam.

“Saya memprediksi pasangan Prabowo-sandi menang telak di Jakarta. Menurut analisa saya warga Jakarta, pemilih Anies-Sandi di pilkada DKI 2017 seratus persen akan memilih Prabowo-Sandi, ujar Madsanih, Ketua Dewan Wilayah DKI Jakarta Partai Bulan Bintang.

Agaknya prediksi Madsanih ini bukanlah isapan jempol belaka, gelaran aksi bela tauhid yang berlangsung beberapa waktu lalu terlihat makin memperkokoh pemilih Prabowo-Sandi.

“DPW PBB DKI Jakarta walaupun sampai saat ini DPP belum menentukan sikap arah dukungan menunggu hasil rakornas. Saya akan sampaikan sikap DPW PBB DKI pada Rakornas awal Desember mendatang. Prabowo-Sandi yang akan menang, pastinya kita akan dukung yang punya potensi menang agar caleg-caleg PBB lebih mudah untuk bersosialisasi ke masyarakat,” terang Madsanih.

Pertanyaannya kini, bukankah Yusril Ihza Mahendra kini adalah pengacara tim kampanye capres 01? Menurut Madsanih, meski kini Yusril menjadi kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, tapi Yusril pernah menjelaskan bahwa dirinya hanya sebatas lawyer profesional dan bukan bagian dari tim kampanye capres 01.

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi