Published On: Sat, Nov 3rd, 2018

Proses Hukum Kades Simpang Berjalan Sangat Lambat, Ada Apa?

Share This
Tags

Sabtu 03/11/2018 media KPK Biro Garut menelusuri kelanjutan proses hukum kepala desa Simpang kecamatan Cikajang kabupaten garut.dan melakukan wawancara dengan beberapa tokoh serta ketua RW.Aris ketua RW 02 menyampaikan bahwa telah turun dari pihak kejaksaan memeriksa beberapa pekerjaan jalan .dan juga pekerjaan TFT piktif.serta beberapa pekerjaan lain.

“Dan ada beberapa pekerjaan yang luput dr pengawasan yang disinyalir Mark up tidak sesuai .yaitu lapangan voli yang di bangun di atas lapangan sepak bola.dengan peluran yang sekarang sudah hancur lagi.” Ungkap Aris.

Yang sangat kami sesalkan sampai sekarang belum ada musrembang dan RPJdes sangat bertentangan dengan pasal 20 ayat 3,bayangkan jika hal itu tidak di laksanakan padahal sudah habis batas akhirnya Oktober.Apakah 2019 tidak akan ada pembangunan di wilayah desa kami? Ujar Aris.

jelas kades sangat dzolim dan tidak ada itikad baik.arau terindikasi mengulang kesalahannya.tambah Aris.

“Kami atas nama warga desa simpang.berharap pihak penegak hukum sesegera mungkin memproses kepala desa koruptor tersebut.” Ujar Aris.

saya sendiri yang awam hukum merasa agak aneh menyimak penegakan hukum yang sedang berjalan saat ini, kenapa kalau yang diadili seorang pencuri kelas teri seperti : pencuri burung,pencuri sandal, dll prosesnya sangat cepat, tapi kenapa ketika yang tertangkap garong uang rakyat yang dibobol dari rekening negara atau pemerintah dan sudah jelas menimbulkan kerugian terhadap negara, proses hukumnya justru berjalan sangat lambat, tambah aris,

dan bagaimana kalau rakyat akhirnya hilang kepercayaan terhadap instansi penegak hukum, dan membuat hukum rimba berlaku lagi dikalangan masyarakat, saya ga kebayang akan jadi apa negara tercinta ini, terakhir saya selaku elemen masyarakat desa simpang berharap, agar proses hukum yang sedang berjalan ini cepat selesai sehingga masyarakat desa simpang dapat mengejar ketertinggalanya di segala bidang,kata aris menutup wawancaranya. (Tim)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi