Published On: Thu, Nov 1st, 2018

Politik Desa di Negeri Nusantara

Share This
Tags

KPK | Bahwa setiap keputusan Negara adalah merupakan keputusan Politik. Jika saat ini ada Dana Desa (DD), Aparatur Pemerintah Desa menikmati Siltap (Penghasilan Tetap) setiap bulan , Kepala Desa bisa mencalonkan diri lagi & bisa menduduki jabatan Kades sampai dengan 3 kali , dimasa lalu Sekdes diangkat sebagai PNS bagi yg memenuhi syarat , dst , dll , semua itu merupakan keputusan Politik .

Oleh karena itu semua Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia harus faham Politik dan ikut terlibat secara aktif dalam setiap proses dinamika Politik , terutama didaĺam Pileg 2019 mendatang .
Sebagai bapaknya rakyat Desa , Kepala Desa dan Perangkat Desa tujuan akhir dari kegiatan Politiknya adalah demi kebaikan Pemerintah Desa dan rakyat Desanya.

Tentu saja giat Politik Aparatur Pemerintah Desa tidak harus melanggar aturan Perundangan yang berlaku.

Taukah saudara mengapa sebabnya didalam UU No.6 Th 2014 tentang Desa , terbit satu pasal yg mengamanatkan ” Kepala Desa & Perangkat dilarang sebagai pengurus Partai Politik ” ? .
Sementara Bupati/Walikota, Gubernur , Menteri , Wakil Presiden & Presiden diijinkan sebagai pengurus Parpol disemua jenjang /tingkatan.

Pada saat itu didalam Pansus RUU Desa perdebatanya sangat panjang dan sgt sgt sgt MELELAHKAN.
Sebab jika sampai Kepala Desa & Perangkat Desa DI IJINKAN menjadi pengurus Parpol dan membuat Partai Politik sendiri kemungkinan sangat besar parpol2 besar akan tumbang dan jatuh tersungkur .
Didalam loby2 panjang yg kita lakukan , yang ujungñya kita diancam oleh fraksi2 besar di DPR RI , KITA hanya diberi satu pilihan , setuju dg satu pasal bahwa Kepala Desa dan Perangkat Desa DILARANGsebagai pengurus Parpol atau UUDesa gagal ditetapkan melalui sidang Paripurna DPR RI .
Dengan pertimbangan yang sangat rumit dan sulit daripada tidak ada dana desa , status aparatur Pemerintah Desa tidak jelas dst , maka dengan berat hati dan hati menjerit karena merasa diperlakukan tidak adil oleh WAKIL RAKYAT yang BERSERAGAM PARTAI maka dlm loby2 tsb pada akhirnya saya / kita setujui walaupun dg BERCUCURAN AIR MATA….

Inti sari dari paparan saya ini hanya ingin memberi SEDIKIT penjelasan kepada Aparatur Pemerintah Desa seluruh Indonesia bahwa Kekuatan Politik Aparatur Pemerintah Desa sangat – sangat – sangat ditakuti oleh para ELITE POLITIK.

Saya hanya ingin mengabarkan ini agar Aparatur Pemerintah Desa SADAR dan FAHAM atas potensi yg dimilikinya.

Harus lahir guru dan tokoh pemersatu untuk memaksimalkan dan memanfaatkan potensi itu .

Salam Merdesa PARADE NUSANTARA…. (Biro garut)

About the Author

Harian Nasional Koran Pemberitaan Korupsi